Zakat Jabar Tembus Rp1,17 T Saat Idulfitri 2026, Kepercayaan Publik Diklaim Meningkat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat mencatat perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menembus angka lebih dari Rp1,173 triliun
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Momentum Idulfitri 1447 Hijriah menjadi titik lonjakan signifikan dalam penghimpunan dana umat di Jawa Barat. Badan Amil zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat mencatat perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menembus angka lebih dari Rp1,173 triliun.
Capaian ini mencerminkan tren positif, tidak hanya dari sisi nominal, tetapi juga dari meningkatnya partisipasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.
Wakil Ketua I Baznas Jawa Barat, Ijang Faisal mengungkapkan, angka tersebut merupakan akumulasi dari pengumpulan Baznas di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
"Perolehan ini naik sebesar 12 persen lebih dibandingkan tahun lalu," ujar Ijang dikutip Senin 23 Maret 2026.
Kenaikan dua digit ini dinilai menjadi indikator kuat tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, sekaligus mempercayakan penyalurannya melalui lembaga resmi.
"Tentunya menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Bazis untuk penyaluran zakat masih tetap tinggi," ucapnya.
Di tengah meningkatnya penghimpunan dana, Baznas Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran ZIS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Dana yang terkumpul akan diarahkan untuk program pemberdayaan umat, termasuk penguatan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan mustahik secara jangka panjang.
Lonjakan perolehan ZIS ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa instrumen zakat semakin relevan sebagai pilar ekonomi sosial, terutama dalam mendukung ketahanan masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Editor : Ahmad Sayuti


