Angin Kencang Pohon Tumbang
CUACA buruk kembali menguji Kota Bogor. Empat pohon tumbang tercatat dalam tiga hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Hujan deras dan angin kencang kembali menyisakan pekerjaan bagi petugas kebencanaan di Kota Bogor. Dalam beberapa hari, pohon-pohon tumbang di sejumlah wilayah, sebagian bahkan jatuh menimpa rumah warga dan fasilitas umum.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat empat kejadian pohon tumbang dalam rentang Minggu hingga Selasa, 20–22 September 2026. Tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut, tetapi sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, beberapa pohon tumbang terjadi akibat kombinasi cuaca dan kondisi batang yang sudah rapuh.
Kejadian pertama tercatat di Kampung Babakan, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara. Sebatang pohon mindi dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 40 sentimeter tumbang ke aliran Kali Ciluar.
Peristiwa itu sebenarnya terjadi pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada BPBD pada Minggu pagi. Pohon yang sudah lapuk tersebut melintang di aliran sungai dan berpotensi menghambat aliran air.
"Kejadian pada Sabtu (19/9) pukul 17.30 WIB dan dilaporkan pada Minggu (20/9) pukul 08.05 WIB. Penyebab tumbang karena pohon sudah lapuk," ungkap Dimas, Selasa (22/9).
Petugas kemudian melakukan evakuasi hingga pohon yang melintang di sungai tersebut berhasil ditangani.
Kejadian berikutnya lebih dekat dengan rumah warga. Sebatang pohon pinus setinggi enam meter dengan diameter sekitar 60 sentimeter tumbang dan menimpa rumah milik Sudrajat di Kampung Sempur Kaler, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.
Bagian ruang makan dan kamar rumah mengalami kerusakan. Peristiwa yang terjadi Sabtu (19/9) itu baru dilaporkan kepada Pusdalops BPBD pada Senin pagi. Petugas langsung melakukan penanganan setelah laporan diterima. Evakuasi selesai sekitar pukul 10.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa, tetapi rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Dimas menyebut kondisi pohon yang sudah rapuh serta hujan deras menjadi penyebab tumbangnya pohon tersebut.
Ancaman serupa muncul di wilayah Bogor Selatan. Pohon mindi dengan tinggi sekitar 12 meter dan diameter 10 sentimeter tumbang di Warung Limus, Kelurahan Mulyaharja. Pohon tersebut menimpa bagian atap rumah milik Apip, tepatnya di area dapur dan kamar mandi.
Peristiwa terjadi Sabtu (19/9) sekitar pukul 13.30 WIB. Laporan diterima BPBD melalui media sosial pada Minggu.
Hujan deras yang disertai angin kencang diduga menjadi pemicu. Tim BPBD kemudian bergerak ke lokasi dan menyelesaikan penanganan sekitar 90 menit kemudian.
Kejadian keempat terjadi di wilayah Bogor Barat. Sebatang pohon kersen dengan tinggi empat meter dan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang di Jalan Perumahan Yasmin Sektor V, Kelurahan Curugmekar. Kali ini, pohon menimpa pos security.
Peristiwa terjadi Senin (21/9) sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas berangkat menuju lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan menyelesaikan penanganan pada pukul 21.30 WIB. (gin)
Editor : Inilahkoran

