Asep Wahyuwijaya Pastikan Pengelolaan Limbah di Pabrik Kelapa Sawit Cikasungka Sudah Penuhi Standar
Anggota Komisi VI DPR Asep Wahyuwijaya melakukan inspeksi mendadak ke pabrik kelapa sawit Cikasungka, Cigudeg, Kabupaten Bogor yang berada dibawah Badan Usaha Milik Nasional (BUMN) PT Perkebunan Nusantara IV Regional I.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cigudeg - Anggota Komisi VI DPR Asep Wahyuwijaya melakukan inspeksi mendadak ke pabrik kelapa sawit Cikasungka, Cigudeg, Kabupaten Bogor yang berada dibawah Badan Usaha Milik Nasional (BUMN) PT Perkebunan Nusantara IV Regional I.
Asep Wahyuwijaya pun memastikan, pabrik kelapa sawit Cikasungka tersebut sudah sesuai dengan tuntutan pasar global, memenuhi aspek kelayakan dan keberlanjutan lingkungan hidup atau standar.
Ia pun mengatakan, PT Perkebunan Nusantara IV Regional I sebagai bagian dari badan usaha pelat merah maka setiap tindakan korporasi yang dilakukan oleh mereka, harus dijalankan dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab.
Lantaran hal itu, jika terjadi malpraktik lingkungan hidup, dampaknya tidak hanya akan bersifat lokal, tetapi dapat mengganggu citra dan kinerja industri sawit secara nasional.
“Standar dunia untuk bisnis kelapa sawit dan turunannya itu tinggi dan ketat. Jika ditemukan pengelolaan lingkungan yang bermasalah oleh PT Perkebunan Nusantara IV Regional I di satu titik, dampaknya akan dirasakan oleh PT Perkebunan Nusantara sebagai main holding secara keseluruhan. Konsekuensinya, kebun-kebun penghasil sawit lainnya milik BUMN tersebut di daerah lainnya seperti di Sumatera bisa turut terganggu juga. Karena itu, saya berharap kita semua termasuk masyarakat dan media harus berpikir jauh ke depan dan proporsional," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Selasa, 5 Agustus 2025
Dalam kesempatan tersebut, salah satu Ketua DPP Partai Nasdem itu menuturkan keyakinannya bahwa PT Perkebunan Nusantara IV Regional I telah menjalankan pengelolaan limbah secara benar dan sesuai standar.
Ayah dua orang anak itu pun menyebut langsung meninjau Instalasi Pengolahan Air limbah (IPAL) yang ada di lokasi dan menyatakan bahwa penanganan limbah sudah dilakukan secara layak dan patut.
“Saya sudah lihat sendiri IPAL-nya sudah layak, inas Lingkungan Hidup (DLHl Kabupaten Bogor juga telah melakukan pemeriksaan dan mengonfirmasi hal yang sama. Bahkan Pemdes dan Kecamatan Cigudeg yang hadir pun menyatakan tidak ada masyarakat yang terdampak atau mengalami gangguan kesehatan sebagai akibat dari pengelolaan limbah yang dilakukan pabrik kelapa sawit,” tuturnya.
Aktivis Mahasiswa 98 ini menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat berperan aktif menjaga keberlanjutan industri sawit nasional.
“Industri sawit ini bukan sekadar isu lokal tetapi sudah menyangkut isu global yang bisa berdampak pada kepentingan strategis industri bangsa,” tutupnya.
Editor : Doni Ramdhani

