Tergolong Daerah Rawan Bencana Alam, BPBD KBB Masih Kekurangan Personel dan Relawan Kebencanaan
KBB tergolong daerah rawan bencana alam. Untuk itu, BPBD KBB membutuhkan banyak personel dan relawan kebencanaan saat evakuasi korban.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Di Jabar, KBB tergolong daerah rawan bencana alam. Untuk itu, BPBD KBB membutuhkan banyak personel dan relawan kebencanaan saat evakuasi korban bencana.
Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo mengatakan, lantaran jumlah personel terbatas pihaknya memerlukan relawan kebencanaan. Jumlahnya diakui masih relatif kurang karena KBB tergolong daerah rawan bencana alam.
Untuk itu, BPBB KBB menggelar kegiatan yang diikuti 400 relawan kebencanaan dari berbagai komunitas se-Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka akan dibekali sejumlah materi terkait daerah rawan bencana alam dan berpartisipasi dalam kegiatan jambore di Lapang Cikande, Kecamatan Saguling, selama dua hari.
Baca Juga: Bawa Indonesia ke Piala Asia 2023, Begini Ungkapan Menyentuh Marc Klok
Duddy mengatakan, jambore tersebut merupakan agenda rutin. Namun karena pada April kemarin kondisi pandemi Covid 19 sedang memuncak maka baru bisa terlaksana pada Juni ini.
"Kita jadikan jambore sebagai rangkaian Hari Jadi KBB ke-15. Di sini kita melakukan konsolidasi, silaturahmi dengan berbagai komunitas relawan kebencanaan," katanya, Rabu 15 Juni 2022.
Dalam kegiatan jambore ini, jelas dia, para peserta ini dibekali berbagai pengetahuan dan wawasan tentang berbagai hal, terutama kebencanaan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bongkar Sosok yang Laporkan Dirinya ke Polisi hingga Harus Dijemput Paksa
"Kami mendatangkan sejumlah narasumber baik dari eksternal maupun internal komunitas, termasuk para senior relawan kebencanaan," jelasnya.
Melalui kegiatan jambore ini, sebut dia, para peserta diharapkan bisa lebih meningkatkan kesiapsiagaan darurat bencana.
Baca Juga: Jelang Persib vs Persebaya di Piala Presiden 2022, Lima Pemain Persib dalam Bayang-bayang Sanksi
Ia menilai, peran para relawan kebencanaan ini cukup besar membantu BPBD KBB mengatasi bencana. Pasalnya, sebagai daerah rawan bencana Pemda Bandung Barat masih memiliki keterbatasan personel kebencanaan.
"Personel kita sangat terbatas. Ketika ada bencana, personel yang dibutuhkan pasti banyak. Merekalah (relawan) yang membantu kita, seperti mengevakuasi korban bencana," tandasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


