Tebing Setinggi 6 Meter di KBB Terbawa Longsor, Satu Rumah Rusak Parah

Sebuah tebing setinggi 6 meter yang berlokasi di Kampung Ciharashas, RT 02/04, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, KBB longsor akibat hujan.

Tebing Setinggi 6 Meter di KBB Terbawa Longsor, Satu Rumah Rusak Parah
Usai tebing setinggi 6 meter di KBB terbawa longsor, satu rumah rusak parah.

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah tebing setinggi 6 meter yang berlokasi di Kampung Ciharashas, RT 02/04, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, KBB longsor akibat hujan deras yang turun selama dua hari belakangan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo mengatakan, kejadian tebing setinggi 6 meter dan lebar 4 meter itu longsor pada Jumat 15 Juli 2022 kemarin sekitar pukul 19.30 WIB.

Ia menjelaskan, saat kejadian curah hujan di KBB sedang relatif tinggi sehingga jadi pemicu terjadinya longsor tebing setinggi 6 meter dan lebar 4 meter itu.

Baca Juga: Pasca Bencana Longsor, BPBD KBB Lakukan Assesment di Sejumlah Titik

"Hujan dengan intensitas tinggi memang terus turun sejak Jumat sore sampai Sabtu pagi ini," katanya saat dihubungi.

Kendati demikian, terang dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, imbas dari longsoran terbing mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

"Itu terjadi karena bagian depan rumahnya terbawa longsor," terangnya.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras Selama Dua Hari Berturut-turut, 11 Bencana Alam Terjadi di KBB

Tak hanya itu, jelas dia, bangunan rumahnya juga mengalami retak-retak sehingga rawan ambruk jika terjadi longsor susulan.

Ia menyebut, rumah itu milik Saipul Sobar (42) serta dihuni oleh empat jiwa yang untuk sementara waktu diungsikan terlebih dahulu ke rumah kerabatnya.

"Pemilik rumah terpaksa diungsikan untuk keselamatannya, karena rumahnya rusak berat," sebutnya.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Dapat Tambahan Jaringan Gas Bumi 21.508 Sambungan PGN

Ia menuturkan, dampak dari longsor ini menyebabkan satu rumah warga lainnya ikut terancam, antara lain rumah milik Engkus Abdul Muid (43) yang dihuni total 3 jiwa.

"Kondisi sebagian bangunan rumahnya mengalami retak-retak dan dapurnya rusak ringan," tuturnya.

Sementara itu, lanjut dia, longsor juga terjadi di Kampung Salem RT 03/08 Desa Bojong Koneng, Kecamatan Ngamprah.

Baca Juga: Para Pedagang Basement Blok 1 Pasar Sehat Soreang Pertanyakan Inkonsistensi Aturan Pengelola

"Kejadian itu terjadi pada Jumat 15 Juli 2022 malam sekitar pukul 21.30 WIB," ujarnya.

Akibatnya, tambah dia, ruas jalan kabupaten penghubung Kecamatan Ngamprah ke Kecamatan Cisarua terputus.

"Penyebabnya juga karena hujan deras. Kami bersama petugas gabungan dibantu warga langsung membersihkan material tanah agar kendaraan bisa melintas," ucapnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran