Baru Dihubungi Saat Nizam Kritis di ICU, Ibu Kandung Tak Sempat Lihat Putranya
Lisna juga menyampaikan kekecewaan karena mengaku sama sekali tidak diberi tahu saat dugaan penganiayaan terhadap Nizam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tragedi yang menimpa almarhum Nizam menyisakan duka mendalam bagi ibu kandungnya, Lisna. Pertemuan kembali ibu dan anak itu terjadi dalam situasi yang paling memilukan.
Lisna mengaku baru menerima kabar ketika putranya sudah dalam kondisi kritis di ruang ICU, dengan informasi awal bahwa Nizam menderita gangguan pada paru-parunya.
Jarak tempuh yang jauh membuat Lisna tidak bisa segera tiba di rumah sakit. Ketika akhirnya sampai di lokasi perawatan, kondisi sang anak sudah tidak bernyawa.
Kuasa hukum keluarga, Mira, mengungkapkan bahwa Lisna kehilangan kesempatan terakhir untuk bertemu putranya dalam keadaan hidup.
“Ketika ibu tiba di rumah sakit, jenazah korban sudah dipindahkan untuk proses autopsi,” ujar Mira dengan nada pilu.
Ibu Kandung Klaim Tak Pernah Diberi Informasi Saat penganiayaan Pertama Terjadi
Tak hanya terlambat mendapatkan kabar soal kondisi kritis anaknya, Lisna juga menyampaikan kekecewaan karena mengaku sama sekali tidak diberi tahu saat dugaan penganiayaan pertama kali terjadi.
Menurut keterangan Lisna yang disampaikan kuasa hukum, sebagai ibu kandung, ia tidak pernah menerima informasi apa pun mengenai kekerasan yang dialami putranya.
“Tidak ada pemberitahuan kepada ibu kandung ketika peristiwa penganiayaan pertama terjadi,” kata Mira mengutip pernyataan Lisna.
Lisna juga membantah anggapan bahwa anaknya memberikan keterangan yang tidak benar terkait kondisi yang dialami menjelang meninggal dunia. Ia menilai, pengakuan korban seharusnya menjadi perhatian serius.
“Secara logis, seseorang yang berada di kondisi kritis tidak mungkin mengarang cerita. Pernyataan korban justru perlu dikaji dan ditelusuri secara mendalam,” tegas Mira.
Keluarga Nilai Narasi Hoaks Soal Ibu Kandung “Sudah Meninggal” Dibangun Sejak Lama
Di sisi lain, pihak keluarga turut meluruskan beredarnya kabar bohong yang menyebut ibu kandung Nizam telah meninggal dunia sejak lama. Keluarga menilai informasi keliru tersebut bukan sekadar salah paham, melainkan narasi yang diduga sengaja dibentuk sejak korban masih kecil.
Editor : Firda Rachmawati


