Dana Bencana Alam Kabupaten Bogor Diduga Ditilep, Kejaksaan Negeri Cibinong Tetapkan Dua Terdangka

Kejaksaan Negeri Cibinong menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi BTT bencana alam Kabupaten Bogor tahun anggaran 2017.

Dana Bencana Alam Kabupaten Bogor Diduga Ditilep, Kejaksaan Negeri Cibinong Tetapkan Dua Terdangka
Kejaksaan Negeri Cibinong mengumumkan penetapan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan benana alam yang diambilkan dari anggaran BTT Kabupaten Bogor tahun 2017.

INILAHKORAN, Bogor – Kejaksaan Negeri Cibinong menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi BTT bencana alam Kabupaten Bogor tahun anggaran 2017.

Kedua tersangka kasus dugaan korupsi BTT bencana alam itu adalah S (53) dan SS (42). Keduanya, menurut Kejaksaan Negeri Cibinong, berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Kejaksaan Negeri Cibinong menyebutkan S adalah mantan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor. Sedangkan SS merupakan pegawai kontrak di badan yang sama.

Menurut perhitungan mandiri Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Cibinong dan dengan dibantu Inspektorat Kabupaten Bogor, keduanya dianggap telah membuat keuangan negara mengalami kerugian hingga Rp1,7 miliar.

Baca Juga: Duh, Duit Hasil Dugaan Korupsi BTT Bantuan Bencana Kabupaten Bogor Dipakai Bangun Sarana Ibadah

“Hari ini kami menetapkan dua orang tersangka atas nama S dan SS atas dugaan tipikor bantuan bencana alam atau BTT pada tahun anggaran 2017 lalu,” kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Cibinong, Juanda kepada wartawan, Kamis, 28 Juli 2022.

Ia melanjutkan kedua tersangka akan dijerat pasal 2 dan 3 Undang-Undang nomor 32 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor dengam ancaman hukuman penjara minimal 4 sampai 20  tahun atau 1 sampai 20 tahun. 

Sebelum melakukan penetapam tersangka, Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogof telah memeriksa  15 orang pejabat atau ASN Pemkab Bogor.

Baca Juga: Wah, Kerugian Negara Dugaan Korupsi Bantuan Bencana Kabupaten Bogor 2017 Hampir Rp2 Miliar, Siapa Tersangka?

Sementara jumlah masyarakat atau korban bencana alam yang diperiksa sebanyak 200 orang. (reza zurifwan)


Editor : inilahkoran