Catat! Polresta Bogor Kota Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Jembatan Otista Dibangun

Satlantas Polresta Bogor Kota menyiapkan tiga rekayasa lalu lintas saat pembangunan Jembatan Otista dilakukan. Sebab, lokasi tersebut merupakan merupakan penyebab kemacetan utama.

Catat! Polresta Bogor Kota Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Jembatan Otista Dibangun
Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria memaparkan, rekayasa lalu lintas di Jembatan Otista tepatnya di sekitar Jalur Sistem Satu Arah (SSA) ini dilakukan setelah 1 Mei 2023. Sebab, saat ini masih ada Operasi Ketupat Lodaya dan pengamanan mudik Lebaran. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Satlantas Polresta Bogor Kota menyiapkan tiga rekayasa lalu lintas saat pembangunan Jembatan Otista dilakukan. Sebab, lokasi tersebut merupakan merupakan penyebab kemacetan utama.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria memaparkan, rekayasa lalu lintas di Jembatan Otista tepatnya di sekitar Jalur Sistem Satu Arah (SSA) ini dilakukan setelah 1 Mei 2023. Sebab, saat ini masih ada Operasi Ketupat Lodaya dan pengamanan mudik Lebaran.

"Karena diperkirakan masih banyak pemudik dan wisatawan yang masih berlalu lalang di Kota Bogor, rekayasa lalu lintas saat Jembatan Otista dibangun itu dilakukan setelah 1 Mei," kata Galih, Minggu 16 April 2023.

Galih menjelaskan, sebelum pelaksanaan rekayasa lalu lintas nanti akan ada uji coba terlebih dahulu. Dimana akan ada tiga titik di Kota Bogor yang akan direkayasa arus lalu lintasnya. Untuk titik pertama, yakni di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor di sekitar Rumah Sakit PMI akan dijadikan dua arah. 

"Dimana sebelumnya jalur tersebut merupakan Jalur SSA. Titik kedua, kawasan Suryakencana Kota Bogor akan berbalik arah. Dimana sebelumnya masyarakat bisa memasuki kawasan Pecinan tersebut dari Lawang Suryakencana, maka nanti masyarakat dikondisikan memasuki kawasan Suryakencana dari arah Batutulis," jelasnya.

Galih membeberkan, titik ketiga yakni lampu lalu lintas di persimpangan Ekalokasari Plaza hanya dinyalakan di titik dari arah Tajur menuju Jalan Pajajaran. Sebab, arus lalu lintas dari Exit Tol Bogor diperkirakan akan memadat ke arah Tajur karena arus juga dialihkan.

"Mudah mudahan itu yang kita jalankan, karena itu yang paling sederhana. Awalnya kan ada beberapa titik, tapi di situ banyak sekolah, jalur Biskita, dan jalur Angkot," bebernya.

Galih juga mengatakan, rencana rekayasa arus lalu lintas ini akan disampaikan Wali Kota Bogor dan Kapolresta Bogor Kota kepada pihak Istana Kepresidenan Bogor. 

"Ya, mengingat jalur yang dialihkan juga merupakan jalur ring 1," terangnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani