Cegah TPPO, Imigrasi Karawang Gandeng 6 Desa

Imigrasi Karawang menggandeng 6 desa yang menjadi lokus Desa Binaan Imigrasi (DBI), Rabu (16/9/2026). 

Cegah TPPO, Imigrasi Karawang Gandeng 6 Desa
Para kepala desa menandatangi kerjasama dengan Imigrasi Karawang melawan praktik TPPO. (nila kusuma)

INILAHKORAN.ID - Imigrasi Karawang menggandeng 6 desa yang menjadi lokus Desa Binaan Imigrasi (DBI), Rabu (16/9/2026). Keenam desa tersebut yaitu Desa Cikarang, Cilamaya, Cikalong, Rawa Gempol Kulon, Rawa Gempol Wetan, dan Desa Citeko. Untuk itu, Imigrasi dan enam kepala desa menandatangani kerja sama.

Plt Kepala Kantor Imigrasi Karawang Iman Teguh Adianto mengatakan, peran desa dalam mencegah praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) relatif penting. 

Alasannya, perangkat desa lebih mengenal karakteristik, kondisi sosial serta dinamika yang terjadi di wilayahnya. Diharapkan, setiap perangkat desa dapat membentengi setiap warganya sebelum menjadi korban TPPO

"Karena sudah mengenal lingkungannya jadi lebih mudah membaca gelagat terjadinya TPPO," kata Iman.

Menurutnya, perangkat desa yang hadir dalam acara kerja sama ini untuk lebih berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap warganya. Hal ini dikhususkan bagi mereka yang akan berangkat ke luar negeri. 

"Kami mengimbau agar setiap perangkat desa untuk memastikan tempat dimana warganya akan bekerja di luar negeri. Juga dipastikan terkait masalah perizinan apakah sudah sesuai prosedur," katanya.

Masalah TPPO marak terjadi disetiap pedesaan karena salah satunya adalah kurang kepedulian perangkat desa. Perangkat desa bahkan ada yang tidak tahu jika warganya berangkat ke luar negeri.

"Dengan acara ini kami berharap setiap desa memiliki kepedulian jika ada warganya berangkat ke liar negeri," imbuhnya.

Imigrasi Karawang saat ini lebih gencar melakukan sosialisaai tentang bahaya TPPO disetiap desa. Kegiatan sosialisasi itu diharapkan dapat meningkatkan literasi keimigrasian bagi perangkat desa, terutama langkah preventif terhadap praktek TPPO

"Saya harapkan dengan adanya sosialisasi ini wawasan perangkat desa bertambah serta dapat meningkatkan sinergi antar instansi untuk mengantisipasi ancaman TPPO di tengah masyarakat," ujarnya. 


Editor : Doni Ramdhani