Dari Bogor, Merah Putih Menyapa Saudara di NTT
GEMPA NTT menjadi duka di tengah perayaan kemerdekaan. Kabupaten Bogor pun bersiap mengulurkan bantuan dan tenaga medis bagi warga terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Peringatan kemerdekaan di Kabupaten Bogor berlangsung dalam suasana yang berbeda. Ketika Merah Putih berkibar di Lapangan Tegar Beriman, kabar gempa bumi dari Nusa Tenggara Timur membawa perhatian pada saudara sebangsa yang sedang menghadapi bencana.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun bersiap mengulurkan tangan. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, Pemkab menyiapkan tenaga medis dan bantuan untuk dikirim ke wilayah terdampak.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor beserta seluruh jajaran Forkopimda bersama PMI Kabupaten Bogor mempersiapkan tenaga medis, mempersiapkan bantuan-bantuan yang siap untuk dikirim ke Nusa Tenggara Timur,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto usai memimpin upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (17/8).
Di tengah perayaan kemerdekaan, Rudy menyampaikan duka cita kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa. Ia berharap keluarga dan para korban diberi kekuatan untuk melewati masa sulit.
“Semoga keluarga, sahabat, saudara kita di sana diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA.
Langkah pemerintah daerah itu menjadi bagian dari solidaritas yang ingin dibangun di tengah momentum kemerdekaan. Bagi Rudy, kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, pengibaran bendera, atau mengenang sejarah perjuangan.
Kemerdekaan juga menemukan maknanya ketika sesama anak bangsa saling menguatkan, terutama saat sebagian dari mereka sedang menghadapi musibah.
Rudy mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat dalam menangani dampak gempa serta mengirimkan bantuan ke NTT.
Dia menilai kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa bencana merupakan salah satu cara menerjemahkan semangat persatuan yang diwariskan para pejuang.
Peringatan kemerdekaan, menurut Rudy, sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali mengingat pengorbanan para pahlawan yang telah memberikan jiwa dan raga demi bangsa. (gin)
Editor : Inilahkoran

