Di Taman Sejarah, Ratusan Pekerja Media Jalani Vaksinasi

Sebanyak 316 orang dari berbagai media masa di Kota Bandung menjalani vaksinasi Covid-19 pada Jumat (26/3/2021). Kegiatan di Taman Sejarah tersebut, merupakan vaksinasi dosis pertama yang difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. 

Di Taman Sejarah, Ratusan Pekerja Media Jalani Vaksinasi

INILAH, Bandung - Sebanyak 316 orang dari berbagai media masa di kota bandung menjalani vaksinasi Covid-19 pada Jumat (26/3/2021). Kegiatan di Taman Sejarah tersebut, merupakan vaksinasi dosis pertama yang difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) kota bandung Rosye Arosdiani mengatakan, vaksinasi Covid-19 terhadap awak media. Merupakan program tahap dua yang diperuntukan bagi petugas publik, lansia dan media. 

"Vaksinasi untuk media kita laksanakan hari ini dengan jumlah total 316. Ini merupakan bagian dari tahapan kedua untuk pelayanan ke publik," kata Rosye. 

Proses vaksinasi, dituturkan dia tidak berbeda dari sebelumnya. Sebelum di vaksin, harus melalui beberapa tahapan seperti screening kesehatan. Sejauh ini, pihaknya belum menerima adanya laporan batal vaksin karena alasan tertentu. 

"Sejauh ini belum ada laporan tentang vaksinasi yang ditunda dengan berbagai alasan kesehatan," ucapnya. 

Menurut dia, Pemkot Bandung hingga sampai sekarang ini telah menerima dosis vaksin Covid-19 sebanyak 108.000 untuk 54 ribu calon penerima vaksin dari kalangan guru dan dosen jelang pembelajaran tatap muka dimulai pada Juli mendatang. 

"vaksin ini terus bertambah dengan prioritas guru, dosen karena mereka akan pembelajaranm Sebelumnya, sebanyak 118 dosis vaksin diperuntukan untuk lansia dan 9.900 dosis vaksin untuk pelayan publik," ujar dia. 

Rosye menambahkan, program vaksinasi terhadap petugas publik dilakukan secara bertahap dan dilaksanakan sesuai ketersediaan vaksin. Diharapkan pada bulan Juni pekan kedua mendatang, kegiatan vaksinasi akan selesai sesuai target. 

"Juni minggu kedua, pemberi pelayanan publik bergerak ke tahapan berikutnya yaitu masyarakat," tandasnya. (Yogo Triastopo) 


Editor : Zulfirman