Dibuka Kembali, Rudy Susmanto Meminta Pelaku Usaha Tambang Wajib Jaga Lingkungan

Pemkab Bogor pun meminta usaha tambang yang memiliki legalitas untuk dibuka kembali operasionalnya oleh Pemprov Jabar dan itu pun ada hasil kajian akademisi.

Dibuka Kembali, Rudy Susmanto Meminta Pelaku Usaha Tambang Wajib Jaga Lingkungan
Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan, demi pelestarian lingkungan hidup, dia mewajibkan 40 kecamatan memiliki hutan kota dengan luas minimal 1 hektare per kecamatan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Sejak 2025 lalu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Dalam beberapa pertemuan tersebut, Pemkab Bogor dan Pemprov Jabar sepakat untuk mengevaluasi operasional usaha tambang yang legal dan ada di Bumi Tegar Beriman.

Pemkab Bogor pun meminta usaha tambang yang memiliki legalitas untuk dibuka kembali operasionalnya oleh Pemprov Jabar dan itu pun ada hasil kajian akademisi.

"Pemprov Jabar dan beberapa kampus sudah melakukan kajian dan hasilnya sudah dipaparkan kepada kami, Pemkab Bogor bersama masyarakat  pun sepakat untuk menjaga lingkungan dan mematuhi aturan Pemprov Jawa Barat. Oleh karena itu kami mendukung dibuka kembali operasional usaha tambang yang legal dan semua pelaku usaha tambang wajib menjaga lingkungannya," kata Rudy kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Rudy menuturkan, demi pelestarian lingkungan hidup, dia mewajibkan 40 kecamatan memiliki hutan kota dengan luas minimal 1 hektare per kecamatan.

Selain itu, bersama Wabup Bogor Jaro Ade dan jajaran, Pemkab Bogor tidak pernah merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Kami tidak atau belum merevisi RTRW karena paling cepat bisa dilakukan pada Tahun 2029 mendatang dan tetap melindungi Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B), serta menghijaukan lahan-lahan kritis terutama di garis sepadan sungai, demi bisa memitigasi bencana banjir," tuturnya. 

Dia pun menyakinkan masyarakat, bahwa pihaknya tidak melawan kepemimpinan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan mengaku tetap selaras dalam membangun Jabar dan Indonesia dari Kabupaten Bogor. 


Editor : Doni Ramdhani