DPRD KBB Berduka, Anggota Komisi IV Lili Suhaeli Meninggal Dunia di Madinah

Duka tengah menyelimuti keluarga besar DPRD KBB usai salah satu anggota Komisi IV Lili Suhaeli dikabarkan meninggal dunia saat tengah menjalankan ibadah haji di Mekkah, Selasa 1 Juli 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

DPRD KBB Berduka, Anggota Komisi IV Lili Suhaeli Meninggal Dunia di Madinah
Almarhum Lili Suhaeli tergabung dalam jemaah haji kloter JKS-54 atau kloter yang diberangkatkan dari Pusat Pendidikan Kavvaleri (Pusdikav) Padalarang pada Selasa 27 Mei 2025 bersama ratusan jemaah haji asal KBB lainnya. (istimewa)

INILAHKORAN, Ngamprah - Duka tengah menyelimuti keluarga besar DPRD KBB usai salah satu anggota Komisi IV Lili Suhaeli dikabarkan meninggal dunia saat tengah menjalankan ibadah haji di Mekkah, Selasa 1 Juli 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Sebelumnya, anggota Fraksi Partai Golkar KBB itu sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit King Fahd Madinah lantaran mengalami serangan jantung.

Almarhum Lili Suhaeli tergabung dalam jemaah haji kloter JKS-54 atau kloter yang diberangkatkan dari Pusat Pendidikan Kavvaleri (Pusdikav) Padalarang pada Selasa 27 Mei 2025 bersama ratusan jemaah haji asal KBB lainnya.

"Iya betul, informasinya barusan kami mendapat kabar Pak Lili Suhaeli meninggal saat menunaikan ibadah haji di Mekkah," kata Sekertaris DPRD KBB, Ronny Rudyana saat dikonfirmasi, Selasa 1 Juli 2025.

Ronny menuturkan, anggota Komisi IV DPRD KBB itu sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit King Fahd Madinah, Senin 30 Juni 2025.

"Jantung beliau kan sudah pakai satu ring. Kemungkinan beliau dikebumikan di Madinah," tuturnya.

"Beliau sosok yang sangat baik dan lemah lembut. Mudah-mudahan beliau meninggal husnul khatimah," sambungnya.

Waki Ketua DPRD KBB, Ayi Sudrajat mengungkapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya rekan sejawatnya itu.

"Kami sebagai teman di DPRD KBB dan juga teman di Partai Golkar merasa kehilangan dengan meninggalnya sahabat kami Haji Lili Suhaeli yang lagi menjalankan rukun islam ke lima (Haji)," katanya yang juga anggota Fraksi Partai Golkar.

Menurutnya, almarhum diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya selama ini. Hal itu diduga menjadi faktor almarhum Lili Suhaeli meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. 

"Dalam melaksanakan ibadah hajinya tidak bisa kembali lagi ke Indonesia karena dengan sakit yang diderita dari sini masih jantung," tuturnya.

"Akhirnya meninggal dunia di sana otomatis kami keluarga besar Golkar dan DPRD KBB merasa kehilangan," katanya. 

Selama ibadah haji, ungkap Ayi, dirinya jarang berkomunikasi dengan sosok almarhum. Hal tersebut lantaran kesibukan almarhum menjalankan ibadah haji. 

"Karena mungkin lama tak bertemu karena melakukan ibadah haji kita kontak tidak terlalu sering tidak begitu tahu kondisi sebenarnya. Tapi kemarin ada kabar masuk ICU di Madinah dan hari ini ada kabar meninggal dunia," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayi Sudrajat menyampaikan doa terbaik bagi almarhum Lili Suhaeli yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi kerabat dan sahabatnya. 

"Jadi kita sebagai temen di DPRD pun temen di Partai merasa kehilangan dan mendoakan semoga beliau meninggalnya dalam keadaan husnul khatimah," katanya. 

"Semoga diterima iman islamnya, diterima amal ibadahnya dimaafkan segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, keikhlasan dan ketawakalan," katanya. 

Sementara itu, saat disinggung soal kemungkinan jenazah almarhum dipulangkan, Ayi menyebut, berdasarkan informasi almarhum bakal dikebumikan di Madinah.

"Info yang masuk, jenazah akan dimakamkan di Madinah," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani