Farhan Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jabar soal Sampah dan Penataan Wilayah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membahas penanganan sampah dan penataan wilayah bersama Sekda Jabar dalam pertemuan koordinasi lintas pemerintahan.

Farhan Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jabar soal Sampah dan Penataan Wilayah
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membahas penanganan sampah dan penertiban wilayah. (yogo triastopo)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membahas penanganan sampah dan penataan wilayah bersama Sekda Jabar dalam pertemuan koordinasi lintas pemerintahan.

Pembahasan itu, menjadi bagian dari upaya menyelaraskan penanganan berbagai persoalan di kawasan Bandung Raya. Dia menyampaikan, koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi perlu terus diperkuat agar persoalan di lapangan dapat ditangani secara bersama. 

Menurutnya, Kota Bandung tidak bisa menyelesaikan seluruh persoalan secara mandiri terutama di kawasan perbatasan yang membutuhkan keterlibatan lintas wilayah.

“Hal yang kami bicarakan berkaitan dengan koordinasi lintas sektor, dan lintas pemerintahan di wilayah Bandung Raya. Bagaimanapun juga, Kota Bandung tidak bisa menyelesaikan semua persoalan sendirian. Kami membutuhkan peran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengoordinasikan penyelesaian berbagai persoalan, terutama di kawasan perbatasan,” kata Farhan, Kamis (15/10/2026).

Dia mengungkapkan, ada beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan bersama Sekda Provinsi Jawa Barat. Penanganan sampah menjadi salah satu agenda utama, disusul persoalan penataan dan penertiban wilayah.

“Ada beberapa poin yang dibahas. Poin pertama berkaitan dengan penanganan sampah, sedangkan poin kedua mengenai penataan dan penertiban,” ucapnya.

Menurut Farhan, pembahasan berbagai persoalan di Bandung Raya tidak cukup dilakukan ketika masalah muncul. Komunikasi dan koordinasi lintas pemerintahan, perlu berlangsung secara berkelanjutan agar langkah penanganan yang diambil setiap instansi dapat berjalan searah.

Dia menilai, sinkronisasi dari tingkat atas hingga bawah masih perlu diperkuat. Komunikasi antartingkatan pemerintahan menjadi bagian penting, agar kebijakan yang dirumuskan dapat terhubung dengan kebutuhan dan pelaksanaan di lapangan.

“Yang perlu diperkuat adalah komunikasi antara berbagai tingkatan pemerintahan. Bagaimana sinkronisasi dari atas hingga bawah bisa bertemu di tengah, itu yang harus terus kami upayakan,” ujar dia.

Farhan menambahkan, komunikasi rutin juga diperlukan dalam menyelesaikan persoalan di kawasan perbatasan. Dalam tiga hari terakhir, dia mengaku berada di wilayah Cibiru salah satu kawasan perbatasan yang memiliki sejumlah persoalan dan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Dalam pembahasan bersama Sekda Jabar, strategi penyelesaian masalah juga mencakup pendekatan nonformal kepada masyarakat. Pendekatan kepada tokoh setempat, pemilihan bahasa dan penyusunan narasi dinilai penting agar komunikasi di lapangan berjalan baik.

Dia juga menegaskan, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota selama ini berjalan selaras. Pihaknya menyebut, tidak ada dikotomi antara kedua tingkatan pemerintahan dalam menangani berbagai persoalan di Bandung Raya.

Farhan berharap, komunikasi yang berlangsung secara rutin dapat semakin memperkuat kerja sama lintas pemerintahan terutama dalam penanganan sampah serta penataan dan penertiban wilayah. Dengan koordinasi yang berkesinambungan, berbagai persoalan di Bandung Raya diharapkan dapat ditangani secara lebih terarah.

“Pesan yang ingin disampaikan adalah tidak ada dikotomi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, maupun antara gubernur dan wali kota. Semuanya berjalan searah dan sinkron,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani