GMPB Kawal Langkah KPK

GMPB Kawal Langkah KPK
UNJUK RASA: Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Oleh: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Suara massa kembali terdengar di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) datang membawa satu pesan: dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor harus diusut sampai tuntas.

Dalam aksi yang digelar Kamis, 3 September 2026 itu, GMPB menyatakan dukungan penuh kepada KPK untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi, mulai dari potongan Upah Pungut atau insentif pegawai di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) hingga dugaan pengaturan pemenang pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Bogor.

Bagi GMPB, aksi tersebut bukan sekadar menyampaikan kritik. Mereka ingin memastikan proses penegakan hukum berjalan lebih jauh, tidak berhenti pada pemeriksaan, penyelidikan, penyidikan administratif, atau hanya menyentuh sebagian pihak.

Ketua GMPB M. Ikbal mengatakan, KPK perlu menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Termasuk, kata dia, aliran dana yang muncul dalam dugaan praktik korupsi itu.

“Kami mendukung penuh KPK RI untuk mengusut tuntas dugaan potongan Upah Pungut atau Insentif di Bappenda Kabupaten Bogor.

Jangan berhenti hanya pada pihak tertentu. Telusuri seluruh aliran dana, siapa yang menerima, siapa yang menikmati, dan siapa yang memberikan perintah,” kata Ikbal kepada wartawan.

Desakan itu semakin kuat setelah KPK melakukan penggeledahan di tiga kantor yang berada di lingkungan Pemkab Bogor. Ketiganya yakni Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bappenda, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Bagi GMPB, penggeledahan tersebut menjadi bagian penting dari proses penegakan hukum yang harus dikawal bersama. Mereka berharap langkah KPK tidak berhenti pada pengumpulan bukti, tetapi berlanjut hingga menemukan pihakpihak yang benar-benar bertanggung jawab.

(gin)


Editor : Inilahkoran