Indonesia-Jepang Sepakat Perkuat Pertahanan, Transfer Teknologi Canggih hingga Kapal Patroli Terbaru

Dalam upaya memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, Indonesia dan Jepang telah mencapai kesepakatan penting. Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, dalam pertemuan bilateral di Istana Bogor.

Indonesia-Jepang Sepakat Perkuat Pertahanan, Transfer Teknologi Canggih hingga Kapal Patroli Terbaru
Indonesia-Jepang Sepakat Perkuat Pertahanan, Transfer Teknologi Canggih hingga Kapal Patroli Terbaru

INILAHKORAN,Bandung – Dalam upaya memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, Indonesia dan Jepang telah mencapai kesepakatan penting.

Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, dalam pertemuan bilateral di Istana Bogor.

Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, mulai dari transfer teknologi canggih hingga pembentukan forum diskusi eksklusif antara para praktisi pertahanan kedua negara.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan ini adalah transfer teknologi alat utama sistem senjata (alutsista) dan alat pertahanan dan keamanan (alpahankam) dari Jepang ke Indonesia.

Meskipun rincian teknologi spesifik yang akan ditransfer belum diungkapkan, namun kesepakatan ini menandai langkah signifikan dalam upaya modernisasi alutsista TNI.

Selain transfer teknologi, kedua negara juga sepakat untuk membentuk forum diskusi yang melibatkan para praktisi pertahanan dari Indonesia dan Jepang.

Forum ini akan menjadi wadah untuk membahas berbagai isu terkait keamanan maritim, termasuk kerja sama dalam pengembangan peralatan pertahanan.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen kerja sama ini, Jepang telah menyetujui pemberian hibah kapal patroli berkecepatan tinggi kepada Indonesia.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI bahkan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Mitsubishi Shipbuilding Co., Ltd. untuk pembangunan satu unit kapal patroli lepas pantai (OPV).

Pembangunan kapal ini sepenuhnya didanai oleh Jepang melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA).

“Dalam hubungan bilateral di bidang jaminan keamanan, telah disepakati membuat forum diskusi di tingkat praktisi pertahanan terkait jaminan keamanan maritim kedua negara, termasuk kerja sama untuk peralatan pertahanan dan transfer teknologi dan sebagainya,” ujar PM Ishiba.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan