Kabupaten dan Kota Cirebon Pelajari Skema Pembiayaan Infrastruktur di Madiun

Pemerintah Kabupaten dan Kota Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun. Kunjungan ini untuk mempelajari skema pembiayaan infrastruktur.

Kabupaten dan Kota Cirebon Pelajari Skema Pembiayaan Infrastruktur di Madiun
Pemerintah Kabupaten dan Kota Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun. Kunjungan ini untuk mempelajari skema pembiayaan infrastruktur.

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kabupaten dan Kota Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun. Kunjungan ini untuk mempelajari skema pembiayaan infrastruktur alternatif yang dinilai efektif tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kunjungan tersebut diikuti Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman bersama Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Madiun beserta jajaran di Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun.

Dalam pertemuan tersebut, kedua daerah membahas berbagai model pembiayaan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Pembahasan difokuskan pada pemanfaatan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), optimalisasi aset daerah, serta peluang kolaborasi dengan sektor swasta.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman (Jigus) menyampaikan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di Cirebon terus meningkat. Sementara kemampuan APBD memiliki keterbatasan.

"Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mencari terobosan pembiayaan yang tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah maupun dana transfer pusat,* ungkapnya Jumat 13 Februari 2026.

Sementara itu, Effendi Edo menilai studi tiru antar daerah penting untuk mempercepat adopsi praktik terbaik dalam pembangunan. Menurutnya, infrastruktur dasar seperti jalan, sanitasi, dan fasilitas publik membutuhkan skema pendanaan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan.

"Pemerintah Kabupaten dan Kota Cirebon berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan pembiayaan infrastruktur. Ini agar lebih efisien dan akuntabel, sekaligus menjaga stabilitas keuangan daerah di masa mendatang," tukasnya. 


Editor : JakaPermana