Kerahkan 23 Mobil Damkar, Pabrik Plastik di Cibolerang Masuk Tahap Pendinginan

Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan industri Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026) sore.

Kerahkan 23 Mobil Damkar, Pabrik Plastik di Cibolerang Masuk Tahap Pendinginan
Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan industri Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026) sore./INILAHKORAN-Caesar Yudistira

INILAHKORAN.IDkebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan industri Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026) sore.

Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bandung bergerak cepat menangani peristiwa tersebut dengan mengerahkan puluhan unit dan personel ke lokasi.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan langsung melakukan respons cepat. Waktu tanggap petugas menuju lokasi tercatat sekitar enam menit sejak laporan diterima.

“Begitu menerima laporan kebakaran di wilayah Cibolerang, kami langsung bergerak. Waktu respons kami sekitar enam menit dengan mengerahkan 19 unit pancar dan unit tangki. Kami juga mendapat bantuan dari Damkar Kabupaten Bandung sebanyak empat unit pancar,” kata Soni Bakhtiyar di lokasi kejadian.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Bandung menurunkan 56 personel, sementara Kabupaten Bandung mengerahkan 16 personel tambahan. Penanganan kebakaran juga melibatkan unsur kepolisian, relawan kebakaran, serta aparat kewilayahan yang turut membantu pengamanan dan pengaturan di sekitar lokasi.

Soni menjelaskan, area yang terbakar merupakan satu gudang penyimpanan material plastik yang telah dicacah sebagai bahan baku. Meskipun hanya satu gudang, luas area yang terbakar cukup besar sehingga membutuhkan penanganan khusus.

“Gudang yang terbakar memang satu, tetapi luasannya cukup besar. Material plastik ini tidak bisa ditangani hanya dengan air, sehingga kami menggunakan cairan khusus atau tipol,” ujarnya.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait akses masuk ke area pabrik yang terbatas serta sulitnya mendapatkan sumber air di sekitar lokasi. Kawasan pabrik dikelilingi oleh area persawahan dan jalur tol, sehingga hanya memiliki satu akses utama melalui Jalan Cibolerang.

“Kendala utama kami adalah akses dan sumber air. Namun alhamdulillah kami bisa memanfaatkan aliran solokan di sekitar pabrik. Selain itu, kami juga akan menggunakan sumber air di seberang tol untuk mempercepat proses pemadaman,” jelas Soni.

Untuk mengoptimalkan upaya pemadaman, petugas berencana membuka jalur atau pembatas yang berbatasan langsung dengan area tol. Langkah tersebut dilakukan agar unit pemadam dan peralatan portable dapat mendekati titik api dan mempersingkat jarak pengambilan air.

Terkait dampak kebakaran terhadap lalu lintas tol, Soni memastikan tidak ada gangguan langsung karena akses utama pemadaman tidak melalui jalan tol. Meski demikian, koordinasi tetap dilakukan agar proses penanganan berjalan aman dan terkendali.

Hingga saat ini, api masih terlihat menyala, namun kondisinya mulai dapat dikendalikan. Petugas telah memasuki tahap pendinginan untuk menurunkan intensitas api dan mencegah potensi api kembali membesar.

“Api masih ada, tetapi sudah proses pendinginan sudah dilakukan,” kata Soni.

Ia memastikan sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Luas area gudang yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus berjaga di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi aman terkendali.


Editor : JakaPermana