Ketika Bioskop Menjadi Ruang Merenung
SEJENAK, rutinitas berhenti di ruang bioskop. Waktu digunakan untuk merenung dan menata kembali langkah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:Rizki Mauludi
Lampu bioskop meredup. Layar besar itu kali ini mengajak penonton merenungkan perjalanan hidup.Lampu Cinema XXI Botani Square Bogor perlahan meredup.
Layar besar yang biasanya menjadi tempat menyaksikan cerita tentang orang lain, kali ini justru mengajak mereka menengok ke dalam diri sendiri. Bukan film yang diputar. Bukan pula cerita fiksi yang menjadi tontonan.
Pada Kamis (3/9/2026), ruang sinema itu berubah menjadi tempat untuk berhenti sejenak dari rutinitas. Puluhan nasabah Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) berkumpul dalam Kajian Ruang Bermakna, sebuah program yang dikemas berbeda dari kajian pada umumnya.
Pendakwah sekaligus content creator Habib Husein Ja’far Al Hadar hadir menemani sekitar satu jam perjalanan refleksi tersebut. Tema yang diusung pun terdengar sederhana, tetapi menyentuh sesuatu yang dekat dengan kehidupan setiap orang: “Jika Hari Ini Adalah Kesempatan Kedua.” Habib Ja’far mengajak peserta melihat kembali waktu yang selama ini berjalan tanpa pernah menunggu siapa pun. Waktu, katanya, adalah sesuatu yang berharga. Dia tidak dapat diputar kembali, tidak bisa disimpan untuk esok, dan tidak mungkin diminta kembali ketika telah berlalu.
Karena itu, kesempatan yang dimiliki hari ini seharusnya tidak dibiarkan lewat begitu saja. Pesan Habib Ja’far sederhana: manfaatkan waktu untuk melakukan amal kebaikan.
Sebab, setiap detik yang dilewati adalah kesempatan untuk bertumbuh, memperbaiki diri, dan mengambil langkah yang lebih baik.
Pesan tersebut menjadi inti dari Kajian Ruang Bermakna. Sebuah ruang untuk mengambil jeda, menerima masa lalu, sekaligus menemukan keberanian untuk kembali melangkah.
Head of Syariah Network CIMB Niaga, Evita Barliana, mengatakan konsep Kajian Ruang Bermakna sengaja dirancang dengan pendekatan yang berbeda.
Alih-alih menghadirkan kajian di ruang konvensional, CIMB Niaga Syariah memilih ruang sinema dengan dukungan audio visual yang imersif. Nasabah tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga diajak merasakan suasana yang lebih personal.
(gin)
Editor : Inilahkoran

