KPU Jabar Tunggu Hasil Pemberitahuan MK, Sebelum Tetapkan Gubernur dan Wakil Terpilih Hasil Pilgub 2024

KPU Provinsi Jawa Barat baru akan melakukan penetapan calon gubernur dan wakil terpilih hasil Pilgub 2024, pasca pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK). 

KPU Jabar Tunggu Hasil Pemberitahuan MK, Sebelum Tetapkan Gubernur dan Wakil Terpilih Hasil Pilgub 2024
ilustrasi

INILAHKORAN, Bandung - KPU Provinsi Jawa Barat baru akan melakukan penetapan calon gubernur dan wakil terpilih hasil pilgub 2024, pasca pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK). 

Sebab itu, KPU Jabar akan menunggu pemberitahuan sebelum memutuskan dan menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih, hasil pilgub Jawa Barat 2024.

Kendati kata Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Jabar Hedi Ardia, tidak ada gugatan yang masuk ke MK terkait pilgub Jabar 2024.

Lantaran KPU Jabar harus menunggu pemberitahuan permohonan yang teregistrasi, dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK), sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 18/2024.

“Sesuai jadwal pengumuman BRPK, dilakukan paling lambat pada 19-20 Desember 2024. Kita tunggu saja pemberitahuan dari MK, karena paling lambat tiga hari setelah itu kami harus menetapkan gubernur terpilih,” ujar Hedi, Jumat 13 Desember 2024.

Disinggung mengenai turunnya angka partisipasi pemilih, Hedi mengakui sejauh ini angka partisipasi Pilkada serentak tahun 2024 menurun.

Tapi, menurutnya hal itu tidak hanya terjadi di Jabar saja, tapi juga di provinsi lainnya. 

“Secara nasional diperkirakan angka partisipasi mencapai 68 persen. Perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai penyebabnya. Yang pasti itu bukan hanya satu variabel karena minimnya sosialisasi. Terlebih memilih itu hak, kalau masyarakat sudah tahu bahwa 27 November itu ada pemilihan, tapi karena hak dan yang bersangkutan tidak mau memilih kan itu haknya juga,” paparnya.

Pada pilgub Jabar 2024, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 4, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan meraih suara terbanyak sebesar 14.130.192 suara atau setara 62,22 persen. Disusul pasangan nomor urut 3, yakni Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie meraih 4.260.072 atau 18,75 persen suara.

Lalu pasangan nomor urut 1, yakni Acep Adang Ruhiat- Gitalis Dwinatarina dengan perolehan 2.204.452 suara atau 9,7 persen. Di posisi terakhir pasangan nomor urut 2 Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja dengan perolehan 2.116.017 suara atau 9,31 persen.***


Editor : JakaPermana