Kvaratskhelia Mulai Perjuangan Baru

PERJALANAN Khvicha Kvaratskhelia bersama Paris Saint-Germain (PSG) kini memasuki babak yang berbeda.

Kvaratskhelia Mulai Perjuangan Baru
Net

Oleh: Bsafaat

Setelah mengalami cedera serius di tengah perjuangannya bersama tim, pemain sayap asal Georgia itu berhasil menjalani operasi ligamen krusiatum anterior (anterior cruciate ligament/ACL) pada lutut kanannya di Doha, Qatar.

PSG mengonfirmasi bahwa operasi yang dilakukan di Rumah Sakit ASPETAR tersebut berjalan lancar.

Kvaratskhelia kini bersiap menghadapi tahap berikutnya yang tidak kalah menantang, yakni menjalani rehabilitasi untuk memulihkan kondisi lututnya.

“Khvicha Kvaratskhelia telah sukses menjalani operasi akibat robekan ligamen krusiatum anterior pada lutut kanannya di Rumah Sakit ASPETAR di Doha, Qatar. Dia sekarang akan memulai rehabilitasinya,” demikian pernyataan resmi PSG, dikutip Rabu (28/10).

Cedera itu dialami Kvaratskhelia ketika memperkuat PSG menghadapi Barcelona dalam pertandingan Liga Champions pada Selasa (20/10).

Insiden tersebut menjadi pukulan bagi pemain berusia 25 tahun itu, yang masih berusaha memberikan kontribusi bagi klubnya musim ini.

Robekan ACL dikenal sebagai cedera yang membutuhkan proses pemulihan panjang. Kvaratskhelia pun berpotensi melewatkan sisa musim 2026/2027. Meski demikian, PSG belum mengumumkan perkiraan durasi pemulihan maupun kapan sang pemain dapat kembali merumput.

Di tengah ketidakpastian tersebut, keberhasilan operasi menjadi langkah awal yang penting. Tantangan berikutnya adalah menjalani rehabilitasi secara bertahap hingga kondisinya memungkinkan untuk kembali berlatih dan bertanding.

Absennya Kvaratskhelia tentu menjadi perhatian bagi PSG.

Musim ini, ia telah tampil dalam 11 pertandingan di berbagai kompetisi dengan catatan dua gol dan satu assist dari total 618 menit bermain.

Kontribusinya pada musimmusim sebelumnya juga menunjukkan betapa penting perannya bagi klub berjuluk Les Parisiens itu. Pada musim lalu, mantan pemain Napoli tersebut membukukan 19 gol dan 11 assist dalam 48 penampilan di berbagai kompetisi.

Kvaratskhelia juga menjadi bagian dari perjalanan PSG meraih gelar Liga Champions dalam dua musim berturut-turut di bawah asuhan Luis Enrique.

Catatan tersebut membuat absennya sang pemain bukan sekadar kehilangan satu opsi di lini serang, tetapi juga berkurangnya salah satu pemain yang telah berkontribusi dalam kesuksesan tim.

Kini, fokus Kvaratskhelia bukan lagi mengejar gol atau membantu PSG meraih kemenangan dalam waktu dekat. Ia harus melewati proses pemulihan yang membutuhkan kesabaran, disiplin, dan ketekunan.

Belum ada kepastian kapan pemain Georgia itu akan kembali mengenakan seragam PSG di lapangan. Namun, dengan operasi yang telah berjalan lancar, langkah pertamanya menuju pemulihan sudah dimulai.

Bagi Kvaratskhelia, perjuangan berikutnya adalah kembali mencapai kondisi terbaiknya setelah menghadapi salah satu tantangan terberat dalam karier sepak bolanya. (bsf )


Editor : Inilahkoran