Longsor Pangalengan, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tinjau Lokasi dan Beri Bantuan

Anggota DPRD Kabupaten Bandung meninjau langsung lokasi longsor Pangalengan, Senin 2 Februari 2026. 

Longsor Pangalengan, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tinjau Lokasi dan Beri Bantuan
Kunjungan dilakukan bersama unsur Forkopimcam setempat. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bandung Yadi Supriyadi menyampaikan keprihatinannya atas musibah longsor Pangalengan. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN.ID - Anggota DPRD Kabupaten Bandung meninjau langsung lokasi longsor Pangalengan, Senin 2 Februari 2026. 

Kunjungan dilakukan bersama unsur Forkopimcam setempat. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bandung Yadi Supriyadi menyampaikan keprihatinannya atas musibah longsor Pangalengan.

“Kami bersama-sama anggota DPRD Kabupaten Bandung lainnya mengunjungi lokasi longsor Pangalengan yang menimpa sebuah rumah dan menyebabkan dua orang balita menjadi korban jiwa,” kata Yadi.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Yadi menilai kondisi geografis wilayah tersebut sangat berisiko. Terlebih, rumah-rumah warga berdampingan langsung dengan tebing yang memiliki kemiringan hingga sekitar 70 derajat. 

Selain itu, lahan perkebunan palawija di sekitar lokasi longsor Pangalengan minim tanaman keras yang berfungsi sebagai penyangga tanah.

“Kita lihat sendiri kondisi rumah berdampingan dengan tebing yang sangat curam. Tanah perkebunan palawija di atasnya tidak memiliki tanaman keras sebagai penyangga. Ini tentu sangat berbahaya, apalagi dengan kondisi hujan yang terus menerus,” ujarnya.

Yadi menilai, langkah relokasi sementara menjadi solusi terbaik demi keselamatan warga yang masih tinggal di sekitar tebing rawan longsor tersebut.

“Mungkin untuk sementara, semua rumah dan penduduk yang berada di sekitar tebing ini sebaiknya direlokasi,” katanya.

Yadi juga mengapresiasi respons cepat Bupati Bandung Dadang Supriatna yang langsung turun ke lokasi bencana dan memberikan perhatian kepada para korban.

“Alhamdulillah, respons Pak Bupati Dadang Supriatna sangat cepat. Beliau langsung hadir ke lokasi, para korban difasilitasi lahan untuk pembangunan rumah, dan juga diberikan bantuan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas perhatian dan kepeduliannya,” ujar Yadi.

Selain itu, keberadaan BPBD Kabupaten Bandung di lokasi dinilai sangat membantu, terutama dalam upaya mitigasi bencana di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

“Mayoritas wilayah ini merupakan lahan pertanian dan hunian. Dengan cuaca hujan terus menerus, kehadiran BPBD untuk mitigasi sangat membantu masyarakat,” ujar Yadi yang merupakan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung itu.

Yadi menegaskan, DPRD Kabupaten Bandung akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya bencana, khususnya bagi warga yang bermukim di lereng atau dekat tebing.

“Kami di DPRD terus mengingatkan dan mensosialisasikan bahaya bencana. Sayangnya, kami melihat masih banyak permukiman di dekat lereng yang minim tanaman keras sebagai penyangga. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Yadi yang juga putra daerah Kecamatan Pangalengan itu.

Yadi juga menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung, kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Di tempat yang sama, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Anggi Natesha Goenadi meminta semua pihak-pihak terkait untuk segera melakukan assesmen lebih dalam untuk mitigasi kedepannya agar hal serupa tak terulang kembali.

"Kita kawal terus proses pemulihan di sini supaya situasi bisa kembali normal secepat mungkin. Kami juga  menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah longsor di Desa Tribaktimulya, terutama bagi keluarga dua anak balita yang menjadi korban jiwa," jelasnya.


Editor : Doni Ramdhani