Mengapa Masih Keliru Baca Al-Qur'an Meski Sudah Belajar? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya!

Buya Yahya, memberikan jawabannya dalam salah satu ceramahnya. Beliau menjelaskan bahwa hukum membaca Al-Qur'an dengan kesalahan terbagi menjadi dua kategori.

Mengapa Masih Keliru Baca Al-Qur'an Meski Sudah Belajar? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya!
Mengapa Masih Keliru Baca Al-Qur'an Meski Sudah Belajar? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya!

INILAHKORAN, Bandung – Bagi umat muslim, membaca Al-Qur'an merupakan amalan mulia yang mendatangkan pahala.

Namun, bagi sebagian orang, kendala dalam membaca Al-Qur'an dengan tartil dan tajwid yang benar masih menjadi hambatan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah orang yang sudah belajar tapi masih keliru baca Al-Qur'an berdosa?

Buya Yahya, memberikan jawabannya dalam salah satu ceramahnya. Beliau menjelaskan bahwa hukum membaca Al-Qur'an dengan kesalahan terbagi menjadi dua kategori.

  1. Kesalahan yang Mengubah Makna

Menurut Buya Yahya, membaca Al-Qur'an dengan kesalahan yang mengubah makna hukumnya adalah haram dan berdosa besar.

Hal ini berlaku bagi orang yang telah mampu membaca Al-Qur'an dengan baik namun tidak menerapkannya.

Contohnya, seseorang yang membaca ayat tentang kewajiban sholat namun dengan tajwid yang salah sehingga maknanya menjadi tidak wajib.

Kesalahan seperti ini tergolong dosa besar karena mengubah kewajiban menjadi tidak wajib.

  1. Kesalahan Saat Proses belajar

Namun, bagi orang yang sedang dalam proses belajar membaca Al-Qur'an dan masih melakukan kesalahan, tidak berdosa.

Justru, mereka mendapatkan pahala atas usaha dan kesungguhannya dalam belajar.

"Gak bisa-bisa, bagaimana dia? Dia sedang belajar. Masa' dia disuruh menghafal 30 juz, terus dia langsung fasih? Gak mungkin!,” tegas Buya Yahya.

"Orang yang sedang belajar Al-Qur'an, walaupun salah, dia mendapat pahala. Setiap huruf yang dia baca, dia dapat pahala,” imbuhnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan