Narkoba Binasa Generasi Terjaga
JUTAAN barang bukti narkoba dan miras dimusnahkan pada momen HUT ke-81 RI di Kabupaten Bogor. Langkah ini menjadi ikhtiar menjaga generasi muda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Reza Zurifwan
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bogor tak hanya diisi upacara dan perayaan. Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, menjadi tempat dimusnahkannya jutaan butir obat keras, narkotika, serta ribuan botol minuman keras hasil pengungkapan Polres Bogor.
Forkopimda Kabupaten Bogor memusnahkan barang bukti tersebut pada Senin (17/8/2026). Seluruhnya merupakan hasil pengungkapan kasus selama periode Juni hingga Agustus 2026.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 1,5 juta butir obat keras, 3 kilogram sabu, 2 kilogram ganja, 600 gram tembakau sintetis, 1.193 butir pil ekstasi, serta 15.668 botol minuman keras berbagai merek dan ukuran.
Di balik tumpukan barang bukti itu, ada ancaman yang selama ini bergerak diam-diam. Narkoba dan minuman keras bukan sekadar barang terlarang yang beredar dari tangan ke tangan, tetapi juga ancaman terhadap masa depan generasi muda.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kedaulatan negara tidak hanya menghadapi ancaman dari luar. Peredaran gelap narkoba juga menjadi ancaman dari dalam yang dapat merusak mental generasi penerus.
“Hari ini, Forkopimda Kabupaten Bogor melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba dan miras hasil pengungkapan Polres Bogor periode Juni hingga Agustus 2026,” kata Wikha.
Selama periode tersebut, polisi mengungkap 77 kasus dengan 97 tersangka. Pemusnahan barang bukti menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bogor.
Menurut Wikha, langkah tersebut juga menjadi bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pemberantasan narkoba.
“Kegiatan ini juga merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Bogor,” ujarnya.
Ia mengajak generasi muda ikut menjadi bagian dari upaya tersebut. Perlawanan terhadap narkoba, kata dia, tidak cukup hanya dilakukan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Momentum kemerdekaan pun menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga bangsa belum selesai. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan melalui pertempuran, hari ini perjuangan juga berlangsung dengan menjaga generasi muda dari berbagai ancaman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kinerja Polres Bogor dalam mengungkap peredaran narkotika dan minuman keras.
“Pengungkapan serta pemusnahan peredaran narkotika dan minuman keras adalah hadiah ulang tahun atau hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang telah menyelamatkan generasi penerus bangsa,” kata Rudy. (gin)
Editor : Inilahkoran

