Nilai MCP ASN Kabupaten Bogor Meningkat, KPK Ingatkan 8 Area yang Melemah

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama memuji kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wabup Bogor Jaro Ade.

Nilai MCP ASN Kabupaten Bogor Meningkat, KPK Ingatkan 8 Area yang Melemah
"Ada perbaikan dan peningkatan intergritas ASN Kabupaten Bogor di tahun 2025, menjadi 73,8," kata Bahtiar kepada wartawan, Selasa 20 Januari 2026. (reza zurifwan)

INILAHKORAN. ID - Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama memuji kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wabup Bogor Jaro Ade.

Hal itu merujuk pada jika tahun-tahun sebelumnya nilai murni Monitoring Center for Prevention (MCP) ASN Kabupaten Bogor hanya 63, pada 2025 kemarin mengalami peningkatan menjadi 73,8.

"Ada perbaikan dan peningkatan intergritas ASN Kabupaten Bogor di tahun 2025, menjadi 73,8," kata Bahtiar kepada wartawan, Selasa 20 Januari 2026.

Bahtiar menerangkan, secara umum di daerah-daerah ada pelemahan dalam 8 area tata kelola pemerintahan.

"Saya pun mengingatkan para pemerintahan daerah mengevaluasi pengadaan lelang barang jasa, perencanaan, penyusunan anggaran, pengelolaan aset dan lainnya," terangnya.

Ia pun mengharapkan Pemkab Bogor mempertahankan kondisi baiknya skor MCP dengan cara memperbaiki tata kelola keuangan dan pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.

Salah satunya, dengan melakukan digitalisasi data aset-aset pemerintahan daerah hingga memperbaiki layanan publik 

"Tentunya, Pemkab Bogor akan memperbaiki tata kelola keuangan dan pemerintahan daerah yamg bersih dari KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme)," tutur Rudy.


Editor : Doni Ramdhani