Nilai Sementara Evaluasi Mandiri Kota Layak Anak Capai 880,38, DP3A Kota Bandung Siap Maksimalkan Target

Kota Bandung mencatatkan nilai mandiri sementara sebesar 880,38 dari target nilai sebesar 100,00 pada penilaian kota layak anak dalam rapat koordinasi evaluasi hasil penginputan eviden penilaian kota layak anak.

Nilai Sementara Evaluasi Mandiri Kota Layak Anak Capai 880,38, DP3A Kota Bandung Siap Maksimalkan Target
Plh Sekda Kota Bandung Hikmat Ginanjar memberikan pesan motivasi dengan menekankan pentingnya kebahagiaan dan kebaikan dalam pendidikan anak guna mewukudkan kota layak anak. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Kota Bandung mencatatkan nilai mandiri sementara sebesar 880,38 dari target nilai sebesar 100,00 pada penilaian kota layak anak dalam rapat koordinasi evaluasi hasil penginputan eviden penilaian kota layak anak.

Kepala DP3A Kota Bandung Uum Sumiati menyampaikan, rapat koordinasi terkait kota layak anak kali ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan yang sudah diadakan sebanyak enam kali. Sedangkan evaluasi dimulai sejak Februari hingga Juni. 

"Evaluasi ini didasari oleh UU Perlindungan Anak dan Permen PPPA 12-2022, yang mengharuskan setiap kabupaten/kota untuk menjamin pembangunan yang melibatkan hak anak untuk mewujudkan kota layak anak. Nilai ini adalah evaluasi mandiri yang kita lakukan dan masih bisa berubah sebelum lanjut ke Provinsi Jabar,” kata Uum, Kamis 6 Juni 2024.

Ia mengungkapkan, penghargaan terbaru dari kementerian atas kawasan tanpa asap rokok dapat menjadi eviden tambahan yang bermanfaat dalam penilaian ini.

Sementara itu, Plh Sekda Kota Bandung Hikmat Ginanjar memberikan pesan motivasi dengan menekankan pentingnya kebahagiaan dan kebaikan dalam pendidikan anak guna mewukudkan kota layak anak

"Pemerintah Kota Bandung sangat mengapresiasi kinerja dan kerja sama semua pihak dalam mempersiapkan anak Indonesia yang sehat secara jasmani dan rohani serta memiliki potensi yang besar," kata Hikmat Ginanjar.

Ia berharap, penilaian kota layak anak tidak hanya sekadar skor dan peringkat. Tetapi juga tercermin dalam dukungan sistem Pemerintah Kota Bandung yang kolaboratif dan sinergis. 

"Komunikasi adalah kunci dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada. Dengan waktu yang tersisa hingga akhir Juni, seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk meningkatkan nilai evaluasi kota layak anak ini, demi masa depan anak-anak Kota Bandung yang lebih baik,” ucapnya. (yogo triastopo)


Editor : Doni Ramdhani