Operasi Gabungan Sasar Tempat Hiburan Malam
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Cesar Yudistira
INILAH, Bandung - Malam di Kota Bandung belum benar-benar usai ketika sejumlah petugas berseragam mulai memasuki satu per satu tempat hiburan malam.
Di balik dentuman musik dan keramaian pengunjung, aparat bergerak menyusuri setiap sudut ruangan, memeriksa identitas, hingga melakukan tes urine secara acak kepada mereka yang dinilai mencurigakan.
Operasi gabungan yang digelar Minggu (2/8) dini hari itu menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba sekaligus menekan berbagai penyakit masyarakat yang masih menjadi perhatian di Kota Bandung.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat memimpin operasi tersebut dengan melibatkan TNI, BNN, Polrestabes Bandung, Propam, serta sejumlah instansi lain seperti Bea Cukai dan BPOM.
"Kita dari Polda Jabar, Direktorat Narkoba, Propam, bekerja sama dengan Polrestabes dan BNN juga, dengan dari satuan samping ada Pom TNI juga, Bea Cukai, kemudian dari BPOM," kata Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar, Kombes Pol Arly Jembar Jumhana, di lokasi razia, Kota Bandung.
Menurut Arly, operasi lintas instansi itu difokuskan untuk meminimalkan berbagai penyakit masyarakat, terutama penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman di wilayah Kota Bandung.
"Jadi malam ini, pagi hari ini kita melaksanakan operasi gabungan bersama dalam rangka kita meminimalisasi penyakit-penyakit masyarakat, terutama penyalahgunaan narkoba yang ada di wilayah Kota Bandung," kata dia.
Di setiap lokasi yang didatangi, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan umum. Sejumlah pengunjung yang gerak-geriknya dinilai mencurigakan diminta menjalani tes urine di tempat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan narkotika.
"Ada beberapa tempat yang kita masuki ke dalam dan juga kita sudah melakukan beberapa tes urine terhadap beberapa pengunjung yang memang kita lihat mungkin sedikit mencurigakan. Apakah betul dia menggunakan atau tidak, itu nanti dari hasil tes urine yang akan kelihatan," ucapnya.
Bagi aparat, operasi tersebut bukan sekadar kegiatan penegakan hukum sesaat. Kehadiran berbagai instansi dalam satu tim menjadi simbol penguatan sinergi untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Arly memastikan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala. Dengan pengawasan yang konsisten, aparat berharap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tempat-tempat hiburan dapat terus ditekan.
"Tapi intinya adalah pada malam hari ini kita semua turun bersama-sama bekerja sama dalam rangka operasi gabungan bersama. Dan tentunya ini akan terus kita lakukan tidak hanya untuk malam ini saja tapi untuk hari-hari berikutnya," jelas dia. (gin)
Editor : Inilahkoran


