Pasar dan Plaza Bogor Segera Dibongkar, PKL Pasar Tumpah Dipindah ke Tiga Pasar
Pemkot Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) segera melakukan pembongkaran Pasar Bogor, setelah terbitnya surat izin pembongkaran dari Dinas PUPR.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkot Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) segera melakukan pembongkaran Pasar Bogor, setelah terbitnya surat izin pembongkaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Tahapan saat ini Perumda PPJ tengah mempersiapkan sosialisasi kepada para pedagang yang masih beraktivitas di sekitar Pasar Bogor.
Diketahui, sosialisasi tersebut akan membahas rencana pembongkaran gedung, termasuk jadwal dan tahapan pelaksanaannya.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menuturkan, sebelumnya para pedagang telah dijanjikan untuk pindah setelah Idul Fitri, tetapi pelaksanaan di lapangan masih menyesuaikan dengan kondisi teknis pembongkaran.
"Dijanjikan sebelumnya kan habis Lebaran harus sudah pindah. Tapi sekarang menjelang puasa, mungkin nanti akan dilihat lagi kapan pemberhentiannya, terutama untuk PKL yang berada di depan Pasar Bogor," ungkap Jenal di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu 28 Januari 2026.
Jenal menegaskan, pemerintah tidak dalam posisi memberikan izin ataupun melarang aktivitas berdagang, karena hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda).
"Namun, Pemkot tetap mempertimbangkan kondisi di lapangan. Kalau memang belum dibongkar sampai Idul Fitri, silakan ikuti. Tapi kalau pembongkaran dilakukan lebih cepat sebelum Lebaran, tentu pedagang harus menyesuaikan," tegasnya.
Jenal menjelaskan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam proses pembongkaran, karena dikhawatirkan risiko yang dapat membahayakan pedagang maupun masyarakat sekitar.
"Risikonya bukan hanya soal dilarang atau tidak berdagang, tapi keselamatan. Bangunan setinggi itu dibongkar tentu berbahaya. Saya yakin nanti ada SOP yang dijalankan pihak ketiga, termasuk pengaturan radius aman dari area pembongkaran," jelasnya.
Jenal memaparkan, terkait penataan kawasan, bahwa area Pasar Bogor dan Plaza Bogor ke depan akan dirapikan sesuai peruntukannya. Hal ini sejalan dengan rencana menjadikan kawasan tersebut sebagai area parkir terpadu bagi pengunjung destinasi wisata Suryakencana.
"Target kami Pasar Bogor menjadi sarana parkir, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Suryakencana tidak lagi menggunakan kendaraan ke dalam kawasan. Sementara itu, aktivitas pasar bahan pokok akan dialihkan ke beberapa pasar lain, seperti Pasar Warung Jambu, Pasar Sukasari, dan pasar TU Kemang," paparnya.
"Pasar tumpah dan sembako juga akan dialihkan ke tiga pasar tersebut. Di kawasan ini nantinya lebih ke kuliner, tentu dengan penataan yang rapi," tambah Jenal.
Editor : Doni Ramdhani
