Pemandangan Indah dari Tribun Penonton
Pembukaan Piala Presiden 2026 menampilkan sebuah momen hangat nan indah. Kedua kubu suporter bersatu di tribun penonton.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
LAGA Persib vs Arema FC dalam pembukaan Piala Presiden 2026 menampilkan sebuah momen hangat nan indah. Kedua kubu suporter bersatu di tribun penonton.
Bobotoh dan Aremania duduk berdampingan tanpa sekat untuk mendukung tim kesayangannya masing-masing di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7).
Nyanyian khas dari kedua kelompok suporter silih berganti menggema di seluruh penjuru stadion.
Bendera raksasa (giant flag) dibentangkan, yel-yel terus dinyanyikan, bahkan di beberapa momen kedua suporter ikut bernyanyi bersama, menciptakan atmosfer sepak bola yang meriah sekaligus damai.
Gelandang vetera Persib, Dedi Kusnandar mengaku kagum melihat kebersamaan kedua kubu suporter itu. Dia juga mendengar kekaguman dari sang pelatih Igor Tolic.
"Untuk Dado sama Coach juga, melihat kedua suporter bisa berdampingan, terus nyanyian mereka di tribun berdampingan dengan kondusif," ungkap Dado-sapaannya.
Dado berharap, kehangatan serta atmosfer damai kedua kubu suporter menjadi sinyal positif bagi dunia sepak bola di Indonesia.
"Mudah-mudahan ke depannya di setiap pertandingan kita away, suporter kita bisa hadir karena suporter itu tenaga kedua kita untuk di pertandingan. Jadi saya berharap di liga bisa berdampingan suporter away sama home," ungkapnya.
Soal hasil pertandingan, Dado menyebut Persib belumlah mencapai titik maksimal secara kolektivitas permainan. Dia berharap chemistry di antara para pemain bisa terjalin lebih rapih di laga-laga selanjutnya.
"Ya, pastinya kita tahu kalau pertandingan pertama, apalagi kita baru gabung dua minggu, seperti yang Coach bilang, kita saling mengenal dan melihat tadi pertandingan cukup bagus dan saling mengenal pemain baru. Kita untuk ke depannya step by step untuk menjadi lebih baik lagi," tandasnya. (bsf)
Editor : Inilahkoran

