Polda Jabar Perkuat Pengaturan Lalu Lintas

Polda Jabar Perkuat Pengaturan Lalu Lintas
RAWAN MACET: Polda Jabar menerjunkan personel secara serentak di sejumlah titik rawan kemacetan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh: Cesar Yudistira

INILAH, Bandung - Pagi belum sepenuhnya beranjak ketika jalan-jalan mulai dipenuhi kendaraan. Sepeda motor menyelip di antara mobil, angkutan umum berhenti menurunkan penumpang, sementara arus kendaraan perlahan memadat di sejumlah persimpangan.

Pada saat seperti itulah petugas kepolisian mulai mengambil posisi. Mereka berdiri di simpul-simpul jalan yang menjadi langganan kepadatan, mengatur kendaraan yang datang dari berbagai arah agar perjalanan warga tetap bergerak.

Pemandangan tersebut menjadi bagian dari langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat mengantisipasi kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi hari. Personel diterjunkan secara serentak di sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami penumpukan kendaraan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan penempatan personel dilakukan pada titik-titik krusial, mulai dari persimpangan padat hingga kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Petugas terlihat menyebar di berbagai simpul jalan strategis, persimpangan padat, hingga area sekitar sekolah dan pusat bisnis yang kerap menjadi titik penumpukan kendaraan,” kata Pipit di Bandung, Selasa (11/8). 

Kawasan sekolah menjadi salah satu perhatian. Ketika aktivitas belajar dimulai, arus kendaraan biasanya meningkat bersamaan dengan orang tua yang mengantar anak, pelajar yang datang, serta masyarakat yang melintas.

Situasi serupa terjadi di pusat bisnis dan persimpangan yang menjadi jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah. Sedikit gangguan saja dapat membuat antrean kendaraan memanjang dan menghambat perjalanan warga.

Karena itu, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat menjadi respons cepat ketika kepadatan mulai terbentuk. Pengaturan dilakukan untuk mengurai arus sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.

“Langkah cepat ini diambil demi memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat,” kata Pipit.

Bagi kepolisian, pengaturan lalu lintas bukan semata soal membuat kendaraan bergerak lebih cepat. Ada aspek keselamatan yang harus dijaga ketika ribuan orang melakukan aktivitas secara bersamaan di jalan raya.

Pipit mengatakan pengerahan personel merupakan bagian dari langkah preventif Polda Jabar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.

Pengaturan lalu lintas pun tidak berhenti pada satu waktu. Personel akan ditempatkan secara berkala dengan menyesuaikan tingkat kepadatan dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kesadaran berkendara, mematuhi petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan,” kata Pipit. (gin)


Editor : Inilahkoran