Pemprov Jabar Dorong PT JES Akselerasi Pemenuhan Pembiayaan Pembangunan TPPAS Legoknangka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar audiensi bersama konsorsium pembangunan TPPAS Regional Legoknangka, PT Jabar Environmental Solutions (JES), di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, Jalan Aria Jipang, Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025.

Pemprov Jabar Dorong PT JES Akselerasi Pemenuhan Pembiayaan Pembangunan TPPAS Legoknangka
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar audiensi bersama konsorsium pembangunan TPPAS Regional Legoknangka, PT Jabar Environmental Solutions (JES), di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, Jalan Aria Jipang, Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025.

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar audiensi bersama konsorsium pembangunan TPPAS Regional Legoknangka, PT Jabar Environmental Solutions (JES), di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, Jalan Aria Jipang, Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar Herman Suryatman menuturkan, dalam pertemuan ini pihaknya mendorong PT JES untuk mengakselerasi financial close atau pemenuhan pembiayaan pembangunan TPPAS Regional Legoknangka, Kabupaten Bandung.

Sebab kata Sekda Herman, usia pakai TPPAS Sarimukti Kabupaten Bandung Barat harus segera diantisipasi, salah satunya dengan siapnya TPPAS Legoknangka secara lebih cepat.

Mengingat diperkirakan pada penghujung 2027, TPPAS Sarimukti akan penuh. Sehingga TPPAS Regional Legoknangka harus selesai sebelum itu. Walaupun dari 2027 itu, masih ada kuota yang sanggup menampung selama enam bulan sebagai tambahan atau mampu bertahan hingga medio 2028.

"Financial close itu di Maret 2026. Saya minta Desember 2025. Makanya barusan itu kita minta PT JES untuk di reschedule kembali agar selesai Desember 2025. Kalau financial close Desember 2025, maka konstruksi bisa dimulai Januari 2026," ujar Sekda Herman.

Demikian pula dalam pembangunan infrastruktur, dimana PT JES menjadwalkan selama 41 bulan, diminta dipercepat maksimal hanya 30 bulan.

"Mudah-mudahan awal 2028 Legoknangka ini sudah bisa beroperasi. Teman-teman JES sudah komitmen bersama-sama melakukan akselerasi. Mudah-mudahan bisa sesuai (harapan)," ucapnya.

Terkait kendala Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PLN, Sekda Herman mengatakan pihaknya telah menemui Kementerian ESDM. Dimana nanti kementerian kata dia, yang akan memberi penugasan pada PLN untuk membeli listrik hasil olahan sampah TPAS Regional Legoknangka.

"Nanti akan dikeluarkan legal opinion dari kementerian, kan ada penugasan. Tapi tetap hati-hati sesuai norma," tandasnya.***


Editor : JakaPermana