Satset Karir Moncer Herman Suryatman, Sekda Definitif Anyar Provinsi Jawa Barat

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melantik Herman Suryatman, menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif anyar Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 1 April 2024.

Satset Karir Moncer Herman Suryatman, Sekda Definitif Anyar Provinsi Jawa Barat

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melantik Herman Suryatman, menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif anyar Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 1 April 2024.

Terpilihnya Herman sebagai Sekda Jabar terbilang memukau, karena lompatan karirnya terbilang 'satset' dan moncer. Berawal sebagai Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik di Kemenpan RB pada 2013-2017, lalu menjadi Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur pada Kemenpan RB 2017-2019, Herman pulang kampung dan dipercaya menjadi Sekda Kabupaten Sumedang.

Empat tahun menjadi Sekda Sumedang, pada 2023 silam dirinya dilantik sebagai Pj Bupati Sumedang. Kini dirinya secara resmi menjadi Sekda Jabar definitif, usai dilantik sesuai keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36/TPA, Tahun 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bey Machmudin berharap, perjalanan karir mentereng Herman diharapkan mampu membantu membangun Jabar. Tidak hanya itu, dia juga meminta agar Sekda Jabar definitif tersebut mampu bertugas 1x24 jam dalam sepekan.

"Saya baru enam bulan bertugas, tapi saya melihat kondisi Jawa Barat harusnya lebih baik dibandingkan hari ini. Oleh karena itu, sebagai Sekda, saya meminta untuk siap bekerja 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Saya juga meminta agar hari ini langsung bekerja tanpa jeda. Banyak pekerjaan rumah yang telah menanti untuk diselesaikan dalam waktu cepat dan tepat," ujar Bey Machmudin dalam sambutannya.

Bey Machmudin juga meminta, agar Herman tidak terlena dengan pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan. Sebab masih banyak pekerjaan yang menunggu untuk dituntaskan.

"Kita sering terlena dengan apa yang telah kita capai dan juga seringkali sudah puas dengan banyaknya penghargaan yang kita terima. Ini harus kita ubah pola pikirnya," ucapnya.

Tidak hanya itu, kepiawaian Herman dalam berinovasi kata Bey Machmhdin, diharapkan dapat mengarah untuk mengakselerasi pembangunan di Jawa Barat, menyiapkan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

"Untuk inovasi yang bersifat aplikasi teknologi informasi, saya minta saudara mengoptimalkan aplikasi Sapa Warga. Jangan lagi membuat aplikasi baru yang akhirnya hanya membingungkan masyarakat. Selesaikan masalah secepatnya dan jangan ditunda. Pengalaman saudara, harus dapat menjadi nilai tambah untuk menuntaskan permasalahan di Jawa Barat, tentunya dengan tetap memperhatikan tata kelola yang baik dan benar," harapnya.

Selain itu, dia juga meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jabar untuk bahu-membahu, silih membantu guna menyelesaikan persoalan di Jabar. Sebab diakuinya, butuh kolaborasi dalam menghadapi tantangan dan persoalan.

"Diantaranya peningkatan kualitas pelayanan publik, menurunkan data prevalensi stunting, tingkat kemiskinan dan pengangguran, pengelolaan sampah, transportasi publik, pertumbuhan ekonomi dan inflasi hingga mitigasi bencana alam," imbuhnya. 

Apresiasi Pj Sekda Jabar Taufiq Budi Santoso

Terlepas dari itu, Bey Machmudin mengapresiasi Pj Sekda Jabar Mohammad Taufiq Budi Santoso, dimana diakuinya walaupun hanya bekerja sekian bulan, namun telah memberi kontribusi bagi daerah.

"Progres pembangunan TPPAS Legoknangka, TPPAS Lulu Nambo, rencana pembangunan LRT Bandung Raya dan yang terakhir adalah pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) yang sempat tertunda selama 17 tahun. Terakhir, sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja, kita semua memiliki tanggungjawab untuk bekerjasama memajukan provinsi kita dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," pungkasnya. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana