Selain Wisata Religi dan Alam, Pemda KBB Berencana Terapkan Konsep Wisata Agro Edu Tourism di Wilayah Selatan Bandung Barat
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan.
Langkah tersebut dilakukan guna mendorong pengembangan pariwisata di wilayah selatan KBB sehingga dapat menumbuhkankembangkan perekonomian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Diketahui, Pemda KBB secara keseluruhan telah menganggarkan hingga Rp285 miliar untuk perbaikan infrastruktur sepanjang 72 km hingga ke perbatasan wilayah Kabupaten Bandung dan Cianjur di wilayah selatan dengan tujuan agar aktivitas masyarakat lancar.
"Pemerintah sudah melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan khususnya di wilayah selatan agar potensi pariwisata, pertanian dan sektor lainnya bisa lebih berkembang," ungkap Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, Senin 11 September 2023.
Selain itu, sebut Hengki, pihaknya pun telah melakukan kajian pengembangan pariwisata di wilayah selatan KBB mulai dari wisata alam hingga wisata religi.
Menurutnya, hal itu dilakukan lantaran KBB, khususnya di wilayah selatan memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa dengan pemandangan alam yang indah, seperti Curug Malela yang ada di Kecamatan Gunung Halu.
"Selain itu, wisata religi juga potensial untuk dikembangkan sehingga pihaknya membangun Alun-alun Cililin dengan konsep Little Madinah," tuturnya.
Hengki menyebut, KBB layak disebut kota santri seperti Tasikmalaya lantaran memiliki banyak pesantren atau ke-2 terbesar di Jawa Barat.
"Kita tidak akan kalah soal sumber daya alam dengan negara lain. Ada banyak Curug yang layak untuk dikunjungi," sebutnya.
"Selain itu wisata religi juga sangat potensial untuk dikembangkan. Dengan cara ini diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisata," sambungnya.
Hengki mengakui pihaknya tengah mengembangkan konsep Agro Edu Tourism yang merupakan bagian dari wisata alam dengan mengajarkan para siswa untuk belajar langsung ke alam yakni bercocok tanam, berternak dan lainnya.
"Konsepnya sangat menarik dan akan diminati anak-anak karena kegiatan outdoor lebih seru," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


