Soal Relokasi Ratusan Warga Terdampak Longsor di Desa Wangunsari, Pemkab Bandung Barat Minta PVMBG Lakukan Kajian

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian relokasi ratusan warga yang terdampak longsor di Kampung Areng RT 01/RW 11, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang. 

Soal Relokasi Ratusan Warga Terdampak Longsor di Desa Wangunsari, Pemkab Bandung Barat Minta PVMBG Lakukan Kajian
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian relokasi ratusan warga yang terdampak longsor di Kampung Areng RT 01/RW 11, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang. 

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian relokasi ratusan warga yang terdampak longsor di Kampung Areng RT 01/RW 11, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang. 

Diketahui, sebanyak 104 jiwa warga Kampung Areng terpaksa diungsikan lantaran rumahnya rusak dan sebagian terancam akibat bencana longsor yang terjadi pada Jumat 16 Mei 2025 itu.

"Opsi relokasi bisa dilaksanakan pemerintah daerah namun mesti berdasarkan pada hasil kajian teknis oleh instansi berwenang," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB, Meidi, Selasa 20 Mei 2025.

Oleh karena itu, jelas Meidi, pihaknya sudah meminta PVMBG untuk melaksanakan kajian untuk memastikan daerah tersebut masik layak ditinggali atau tidak. 

Dikatakan Meidi, ratusan warga yang masih diungsikan ke masjid kampung terpaksa harus tidur berdesakan. Namun, sebagian warga yang mengungsi memilih ke rumah kerabat mereka yang tak jauh dari domisili mereka saat ini. 

"Semua masih mengungsi karena rawan longsor susulan itu. Kita masih terus pantau perkembangannya seperti apa," katanya.

Lebih lanjut Meidi menuturkan, penyebab longsor di Desa Wangunsari tersebut lantaran kondisi tanah yang labil.  

Penyebab longsor di Desa Wangunsari tersebut, sambung Meidi, lantaran kondisi tanah yang labil diperparah dengan curah hujan tinggi yang mengguyur selama beberapa hari belakangan.  

"Kalau dilihat, ini dipicu kondisi tanah tempat rumah berdiri sangat labil. Ditambah curah hujan yang tinggi beberapa hari kemarin," sambungnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana longsor, Siti Nurjanah meminta rumahnya segera diperbaiki lantaran mengalami kerusakan. Seperti dinding rumah retak sehingga mengharuskannya mengungsi. 

"Sekarang mengungsi dulu karena khawatir, barang masih di rumah. Ya harapannya rumahnya bisa diperbaiki karena kan rusak retak-retak," kata Siti.***


Editor : JakaPermana