Soroti Mario Dandy, Deddy Corbuzier Salahkan Didikan Orang Tua Terkait Perilaku Pamer Kekayaan

Deddy Corbuzier belakangan menyoroti perilaku anak-anak yang pamer kekayaan orang tuanya. Hal itu, merupakan buntut dari terjadinya kasus penganiyaan Mario Dandy terhadap korban David hingga koma.

Soroti Mario Dandy, Deddy Corbuzier Salahkan Didikan Orang Tua Terkait Perilaku Pamer Kekayaan
Buntut dari terjadinya kasus penganiyaan Mario Dandy, Deddy Corbuzier belakangan menyoroti perilaku anak-anak yang pamer kekayaan orang tuanya. (Tangkapan layar YouTube/Deddy Corbuzier)

INILAHKORAN, Bandung - Deddy Corbuzier belakangan menyoroti perilaku anak-anak yang pamer kekayaan orang tuanya. Hal itu, merupakan buntut dari terjadinya kasus penganiyaan Mario Dandy terhadap korban David hingga koma.

Seperti diketahui, Mario Dandy merupakan anak dari pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo.

Mario Dandy juga kerap memposting kemewahan di media sosial pribadinya, dengan menggunakan Motor Harley Davidson dan Mobil mewah Jeep Wrangler Rubicon yang diketahui merupakan harta milik ayahnya.

Oleh karena itu, Deddy Corbuzier mengaku kesal dengan perilaku pamer yang dilakukan pelaku penganiayaan Mario Dandy tersebut.

Lewat laman YouTube pribadinya, Deddy Corbuzier mengutarakan pendapatnya dengan menyebut perilaku pamer tersebut, ditenggarai oleh didikan orang tua yang kurang benar.

"Kenapa gua kesel, gua ngajarin sama dia (Azka) gua ngajarin sama Nada, saya ga suka ngeliat anak kecil masih di bawah umur pake baju atau barang-barang branded yang duitnya bukan duit elu," katanya, Selasa 28 Februari.

"Gak pantes, seriously ga pantes. Anda usaha juga engga, tau juga engga," tambahnya.

Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa seharusnya setiap anak yang lahir dari keluarga kaya raya, mampu menyadari perjuangan dari orangtuanya.

"Okelah orang tua mau bahagian anaknya oke, tapi kekecilan. Orang tua mau bahagian anaknya terus anaknya ga tau perjuangan orang tuanya," jelas dia.

"Anak gua itu mau beli barang 100 ribu masih nanya sama gue loh, itukan Azka," tegas Deddy Corbuzier.

"Jadi yang salah ini bukan karena lahir lalu punya jabatan lalu anaknya jadi kayak begitu, engga. Ini yang salah orang tuanya ga ngajarin anaknya dengan benar," katanya.

Deddy pun mengakui, tidak semua anak orang kaya melakukan pamer kekayaan milik orang tuanya, seperti nama-nama seperti Putri Tanjung dan anak dari Jaksa Agung yang dia kenal.

"Orang-orang kan bilang Azka, Putri Tanjung, anaknya pak Jaksa Agung dan sebagainya itu udah ga kaget dengan barang-barang mahal karena dari kecil hidupnya sudah enak, karena dia mau apa juga ada jadi ga kaget," jelas dia.

Sementara apa yang dilakukan Mario Dandy, sebelum terjerat kasus penganiyaan terhadap David anak dari petinggi pusat GP Ansor itu, berbeda dengan nama yang disebutkan di atas.

"Lu pikir anaknya Dirjen Pajak gak cukup dari kecil? Cukup, bukankah bapak Anda memiliki kekayaan 56 Miliar, yang ketahuan, itu juga yang ketauan," sindirnya.

"Kurang apa lagi, yang salah bukan harta orang tuanya, tapi didikan orang tuanya," pungkas ayah dari Azka Corbuzier itu.

Seperti diketahui, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus penganiyaan tersebut. Dua tersangka telah ditetapkan sejauh ini, yakni Mario Dandy dan rekannya Shane Lukas.

Insiden penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin 20 Februari lalu.

Sementara itu, beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan penganiayaan yang diduga dilakukan pelaku Mario Dandy terhadap David.

Dalam video tersebut terlihat, seorang pria yang diduga Mario Dandy melakukan penganiayaan, terhadap seseorang yang tengah tergeletak tak berdaya yang diduga adalah David.

Tampak pria tersebut beberapa kali menendang dan mengijak kepala korban yang sudah tersungkur tanpa perlawanan.*** (ridwan firdaus)


Editor : Doni Ramdhani