Soroti SPMB 2026, Erwan: Keluhan Masyarakat Harus Berkurang
Pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Non-Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat, akan berakhir hari ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Non-Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat, akan berakhir hari ini.
Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan menegaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini harus lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan mengedepankan perbaikan sistem dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Erwan menilai, berbagai persoalan yang sempat muncul dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik pada tahun-tahun sebelumnya tidak boleh kembali terulang.
Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan, agar proses seleksi berjalan lebih tertib, transparan, dan mampu memberikan kepastian bagi calon murid maupun orang tua.
"Saya berharap bisa belajar dari tahun-tahun sebelumnya. Apa yang menjadi kendala dan masalah harus segera diperbaiki," kata Erwan saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan SPMB tidak hanya diukur dari kelancaran teknis pelaksanaan, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan pemerintah. Karena itu, setiap laporan, kritik, maupun pengaduan yang muncul harus menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem yang ada.
Pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan mampu menghadirkan proses penerimaan murid baru yang lebih akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, Pemprov Jabar menargetkan jumlah keluhan yang selama ini kerap muncul dapat ditekan secara signifikan.
"Sehingga tahun ini pengaduan dari masyarakat bisa berkurang dan masyarakat lebih puas dengan pelayanan. Saya berharap sistem tahun ini lebih baik lagi," ujarnya.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat, untuk memastikan setiap calon peserta didik memperoleh akses layanan pendidikan yang adil, transparan, dan bebas dari berbagai persoalan administratif yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
Dengan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, SPMB 2026 diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas tata kelola penerimaan murid baru di Jawa Barat.***
Editor : JakaPermana

