SPMB Jabar 2026 Tahap 1 Berakhir, Sempt Cemas Nayla Akhirnya Lolos ke SMKN 3 Bandung
Nayla Dwi Alifah lega. Setelah menunggu hasil seleksi SPMB 2026, siswi asal Kota Bandung itu dipastikan berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hari-hari penuh ketidakpastian akhirnya berakhir bagi Nayla Dwi Alifah. Setelah menunggu hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 Tahap 1, siswi asal Kota Bandung itu dipastikan berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung, sekolah yang sejak awal menjadi pilihannya.
Keberhasilan tersebut menjadi kabar yang paling ditunggu Nayla dan keluarganya. Di tengah tingginya persaingan penerimaan murid baru tahun ini, kepastian diterima di sekolah tujuan menjadi momen yang membawa kelegaan sekaligus semangat baru untuk menatap masa depan pendidikan.
"Aku bersyukur banget bisa terpetakan di sekolah yang aku pilih. Awalnya sempat khawatir saat menunggu hasil seleksi, tapi akhirnya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Alhamdulillah, aku siap belajar lebih giat belajar di sekolah pilihanku," ujar Nayla, Minggu (21/6/2026).
Rasa syukur juga dirasakan sang ibu, Tuti Ningsih. Menurutnya, proses seleksi yang berlangsung secara daring memungkinkan orang tua memantau perkembangan hasil seleksi secara berkala sehingga memberikan kepastian selama tahapan penerimaan berlangsung.
"Alhamdulillah, anak saya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Selama mengikuti prosesnya, kami dapat memantau hasil seleksi secara berkala dan semuanya berjalan lancar. Semoga anak kami dapat belajar dengan semangat serta meraih prestasi di sekolah pilihannya," tuturnya.
Kisah Nayla menjadi salah satu potret pelaksanaan SPMB Jawa Barat 2026 Tahap 1 yang resmi ditutup pada 19 Juni 2026. Pada tahap ini, ratusan ribu calon murid baru berhasil mendapatkan sekolah tujuan dan selanjutnya akan mengikuti tahapan daftar ulang.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan antusiasme besar terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas.
"Kami mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahap 1. Bagi calon murid baru yang belum terpetakan, tidak perlu khawatir karena kesempatan masih terbuka melalui SPMB Tahap 2 sehingga seluruh calon murid tetap memiliki peluang untuk memperoleh layanan pendidikan," katanya.
Dia menjelaskan, calon murid yang telah dinyatakan diterima melalui Tahap 1 wajib mengikuti proses daftar ulang pada 26 dan 29 Juni 2026 di sekolah tujuan masing-masing.
Sementara itu, kesempatan bagi calon murid yang belum terpetakan masih terbuka melalui SPMB Tahap 2 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyadari kapasitas sekolah negeri saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP dan MTs yang setiap tahun melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta guna memastikan layanan pendidikan tetap dapat diakses seluruh anak usia sekolah.
"Komitmen kami adalah mengawal seluruh proses ini secara terbuka. Setiap satuan pendidikan telah kami siapkan untuk memberikan pelayanan dan informasi yang utuh serta transparan kepada orang tua maupun calon murid," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani


