Tahun Ini Personel Satpol PP Kota Bogor Bakal Tambah 50 orang, Ini Pesan Jenal Mutaqin

Satpol PP Kota Bogor menggelar apel pasukan di Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 16 Juni 2025. 

Tahun Ini Personel Satpol PP Kota Bogor Bakal Tambah 50 orang, Ini Pesan Jenal Mutaqin
Kali ini, Satpol PP Kota Bogor mendapatkan arahan dari Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan dijanjikan akan bertambah personelnya sebanyak 50 orang. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Satpol PP Kota Bogor menggelar apel pasukan di Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 16 Juni 2025. 

Kali ini, Satpol PP Kota Bogor mendapatkan arahan dari Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan dijanjikan akan bertambah personelnya sebanyak 50 orang.

Jenal menuturkan, pimpinan daerah Kota Bogor dan jajaran Satpol PP Kota Bogor memiliki tujuan serta semangat yang sama. Untuk itu, penegak peraturan daerah diharapkan tidak pernah padam memberikan yang terbaik bagi Kota Bogor.

"Pak wali berpesan masyarakat Kota Bogor akan terus menaruh harapan besar ke Satpol PP, karena pajak dan retribusi telah diberikan masyarakat. Keluhan dan ketertiban umum terus ditindaklanjuti juga Perda ditegakkan," tutur Jenal.

Jenal melanjutkan, penertiban  terus dilakukan diantaranya penertiban Anak Jalanan (anjal), Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Premanisme. Rasa aman dan nyaman ketertiban Kota Bogor ada ditangan Satpol PP Kota Bogor

"Satpol PP juga menjadi harapan dari kami juga para pimpinan. Tetapi jangan pernah menganggap kami pimpinan, tapi anggap kami sahabat. Sahabat kalian butuh kinerja terbaik, kolaborasi dan sinergitas yang terus menyala. Respon harus terus aktif dari keluhan masyarakat ditindaklanjuti. Ketertiban tidak akan pernah selesai apabila tidak ada kesadaran masyarakat. Berbagai peraturan dan regulasi sudah kami keluarkan untuk menunjang kinerja Satpol PP dilapangan," terangnya.

Jenal menjelaskan, selama SOP dan Protap yang sudah menjadi ketentuan dijalankan, maka bergerak jalankan kewajiban tugas dan fungsi. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berpesan, titik central wajah Kota Bogor sudah mulai lebih tertib dan lebih bisa dikendalikan, dengan catatan, hal itu tidak pernah tercapai ataupun terwujud apabila kegiatan edukasi, penertiban hanya sebatas seremonial.

"BKO Satpol PP ada di kecamatan, sebagai anggota yang menjadi treatment dari langkah tim Satpol PP Kota Bogor. Berkali-kali kami turun ke alun-alun PKL yang diberi kesempatan tapi masih membandel. Baru dua jam di bersihkan, PKL Jalan  MA Salmun tapi sudah ada lagi. Sejauh ada solusi, relokasi. Harapan kami untuk merealisasikan dan menyajikan kinerja 100 hari dari segi ketertiban juga kenyamanan dengan bantuan dari Satpol PP," jelasnya.

"Bukti nyata langkah Satpol PP, musisi jalanan sekarang ada di cafe dan restoran yang tadinya di jalan. Tetap jaga persuasif dan teguran dengan cara lembut. Dalam kegiatan apapun SOP dipegang, persuasif dan edukasi dikedepankan. Kami tunjukkan Satpol PP ada dan siap menjaga Kamtibmas warga Kota Bogor yang berjumlah 1,1 juta jiwa," tambah Jenal.

Jenal menegaskan, pada APBD perubahan tahun 2025, personil Satpol PP akan ditambah 50 orang. Padahal targetnya 100 orang personel

"Sayang menegur dan memberikan edukasi ke masyarakat setiap hari dan itu harus dilakukan Satpol PP," terangnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah mengatakan, pihaknya menggelar apel pasukan untuk menerima arahan dan perintah dari pimpinan Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor. Satpol PP terus bergerak menjaga Kamtibmas juga rutin menggelar penertiban di seluruh titik rawan Kota Bogor. 

"Kami memohon arahan dan perintah dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Karena mereka yang selalu membersamai kami saat terjun di lapangan. Kami siap untuk menjalankan arah dan perintah Wali Kota Bogor," terang Agus.


Editor : Doni Ramdhani