Tak Menyesal Pernah jadi Menteri, Nadiem: Masa Depan Indonesia Lebih Penting
Tak menyesal dirinya pernah menjabat sebagai menteri, Nadiem senut hal itu demi kemajuan bangsa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Usai .enjabat sebagai menteri, Nadiem Anwar Makarim malah dituduh korupsi Chromebook hingga dituntut penjara 18 tahun.
Mantab menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim mengaku dirinya tidak menyesal sempat bergabung dengan pemerintahan meski kini dituntut pidana.
Nadiem mengatakan bahwa bekerja dengan tujuan mencari uang bisa dilakukan seumur hidup.
Sedangkan bekerja untuk membantu generasi penerus bangsa menjadi lebih baik hanya merupakan kesempatan sekali dalam seumur hidup.
"Jadi saya tidak mungkin akan menolak jabatan atau amanah itu pada saat ditawarkan. Mau saya gagal pun, risiko gagal, risiko masuk penjara, pasti saya ambil karena masa depan indonesia itu lebih penting dari segala risiko ini," tutur Nadiem.
Meski begitu, Nadiem mengaku kecewa, sakit hati, dan patah hati, dengan tuntutan yang dilayangkan terhadapnya, setelah semua pengabdiannya kepada negara. Dan tekah membuka jutaan lapangan kerja.
Hal itu tidak berarti Nadiem tak mencintai indonesia. Menurut dia, seseorang bisa merasakan patah hati apabila benar-benar mencintai sesuatu.***
Editor : Irma Nurfajri


