Target Hattrick Juara PON jadi Tantangan Berat Ketua KONI Jabar Mendatang
Target hattrick Juara PON oleh KONI Jabar menjadi salah satu persoalan yang mencuat dalam diskusi olahraga SIWO PWI Jawa Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM,Bandung,- Target hattrick Juara PON menjadi salah satu tantangan berat bagi Ketua KONI Jabar mendatang.
Target mewujudkan hattrick Juara PON menjadi satu persoalan yang mencuat dalam diskusi olahraga yang digelar SIWO PWI Jawa Barat bekerjasama dengan KONI Jabar, serta Dispora Jabar, di Kantor PWI Jabar, Kamis 16 Juni 2022.
Dalam diskusi tersebut target hattrick Juara PON, bukan satu-satunya masalah yang mencuat, tetapi juga tanggung jawab lain KONI Jabar termasuk bagaimana pembinaan atlet di masa mendatang.
Terlebih diskusi digelar untuk mengukur dan menakar sejumlah nama yang mencuat sebagai calon Ketua Umum KONI Jawa Barat yang baru.
Seperti diketahui, pada pelaksanaan PON sebelumnya, Jawa Barat selalu menjadi juara umum.
Setelah menjadi yang terbaik ketika menjadi tuan rumah pada PON XIX pada 2016, Jawa Barat juga menjadi yang terbaik pada PON XX di Papua pada 2021.
Baca Juga: Pansus VI DPRD Jabar Gali Data DKI Jakarta Guna Matangkan Raperda RPPLH
Dalam dikusi tersebut, Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin yang menjadi narasumber memberikan kiat-kiat yang bisa dilakukan oleh ketua umum baru.
Ahmad mengatakan, untuk mancapai target juara, mengenalis kemampuan diri sendiri adalah keharusan. “Kemudian, kita harus tahu kemampuan calon lawan. Selanjutnya, kita kuasai arena pertempuran,” ucap Ahmad.
Dia mengatakan, saat PON XVIII yang berlangsung di Riau pada 2012, target Jawa Barat adalah memperbaiki posisi di klasemen. Target itu tercapai, Jawa Barat finis di posisi kedua.
Baca Juga: Matangkan Raperda RPPLH, Pansus VI DPRD Jabar Kunjungi Kementerian LHK
“Itu menjadi bekal bagi kita. Bahwa kita tahu kemampuan lawan dan kemudian harus unggul dibanding mereka. Namun, untuk menuju yang kita inginkan, di dalamnya ada proses yaitu manajemen pembinaan, strategi, serta kolaborasi,” ucap Ahmad.
Ketua II KONI Jabar Bidang Pembinaan dan Prestasi, Yunyun Yudiana, menambahkan, untuk mencapai hattrick juara umum PON, Jawa Barat sebenarnya sudah memiliki modal.
Yang paling nyata adalah atlet Jawa Barat menyumbang 30 persen medali emas di SEA Games 2021 yang berlangsung di Vietnam. Dari 69 medali emas yang diamankan Indonesia, 29 di antaranya merupakan hasil kontribusi atlet Jawa Barat.
Baca Juga: Jabar Saber Hoaks Catat 11 Konten Kategori Satire dan Parodi
Selain itu, dia mengatakan, atlet yang berada di perbatasan cenderung memiliki rasa kedaerahan yang sangat tinggi. Mereka tak mau pindah ke daerah lain meski dijanjikan uang saku yang lebih besar.
“Modal dasar itu, lalu didukung KONI kabupaten/kota dan tentu saja pemerintah, maka saya yakin bisa hattrick pada 2024 nanti,” ucapnya.
Yunyun juga menjelaskan hal yang dibutuhkan atlet untuk bisa meraih prestasi terbaik.
Baca Juga: Kabar Bahagia, Kemenag Akan Segera Cairkan Tunjangan Insentif Guru Madrasah non PNS
Menurutnya, harus ada dukungan sport science, lingkungan Latihan kondusif, sarana dan prasarana kondusif, anggaran cukup, gizi baik, pelatih berkualitas, dan organisasi profesional.
Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat, Asep Kusmana, mengatakan, kolaborasi harus terus dilakukan untuk mewujudkan Jawa Barat hattrick juara umum di PON.
“Kolaborasi itu melibatkan DPRD, KONI, dan Dispora. Mudah-mudahan dengan kolaborasi itu, bisa hattrick di PON mendatang,” ucapnya.
Baca Juga: Jokowi Reshuffle Kabinet, PKS: Harusnya Digunakan untuk Menaikkan Kinerja Kabinet
Harapan Jawa Barat menjadi juara umum di PON XXI juga diungkapkan Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat.
Menurutnya, Jawa Barat di ajang multievent itu sangat membanggakan. Sebab, bukan cuma juara saat menjadi tuan rumah, tetapi juga Ketika bertarung di Jawa Barat.
“Harapannya, untuk pelaksanaan PON mendatang juara lagi,” ucapnya.
Baca Juga: Syariat dan Syarat Hewan Kurban
Ketua Siwo PWI Jabar, Brilliant Awal, mengatakan, dasar digelarnya diskusi olahraga ini adalah untuk mendatangkan ide dan gagasan untuk olahraga Jawa Barat lebih baik ke depan.
“Kalau patokannya juara umum PON, maka harapannya di PON mendatang juga juara umum. Ini juga menjadi gambaran apa yang harus dilakukan oleh bakal calon ketua umum jika terpilih nanti,” ucapnya.***
Editor : inilahkoran


