Terkesan Menyeramkan, Siswa SDN Sindangsari Cipatat Minta Bangunan Sekolah dan WC yang Rusak Segera Diperbaiki
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal memperbaiki sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Salah satunya, ruang kelas di SDN Sindangsari, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal memperbaiki sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Salah satunya, ruang kelas di SDN Sindangsari, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Tak cuma plafon yang berlubang, bagian kusen pintu dan jendela yang sudah mulai lapuk dimakan rayap. Bahkan, kondisi bangunan SDN Sindangsari kian memprihatinkan, hal tersebut terlihat dari tembok kelas yang berlumut karena lembab kerap terpapar hujan dari plafon yang bocor.
"Kondisi dua ruang kelas 4 dan 5 ini kondisi atapnya bolong-bolong. Memang ini karena usia sekolah, soalnya kelihatan juga dari kusen," kata Plt Kepala SDN Sindangsari Endang Sukanda belum lama ini.
Tak cuma itu, ungkap Endang, kondisi bangunan lain yang juga turut memprihatinkan yakni toilet atau WC. Selain atapnya terbuka lebar, WC juga tak memiliki bak mandi, tak ada kloset, pintu dan temboknya pun berlumut serta kusam, sehingga terkesan menyeramkan di mata anak-anak.
"Kamar mandi juga memang butuh perbaikan, karena sudah enggak layak buat anak-anak. Kami guru juga tidak punya WC yang representatif," ungkapnya.
Endang menilai, dua bangunan kelas dan WC sekolah yang rusak tersebut mengancam keselamatan siswa dan guru. Sehingga, pada momen tertentu terutama ketika hujan hendak turun, siswa akan diungsikan ke tempat yang aman.
Namun, dirinya sudah mengingtruksikan kepada para guru jika cuaca sedang tak menentu atau akan turun hujan agar melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
"Kemarin dari Dinas Pendidikan sudah datang dengan konsultan, informasinya memang akan diperbaiki," ujarnya.
Salah seorang siswa kelas 4, Hanif mengaku khawatir saat mengikuti pembelajaran di ruangan kelas tersebut. Apalagi, ketika hujan turun yang memaksa dirinya tak bisa belajar di kelas.
"Ya takut, apalagi kalau hujan. Kan atapnya bolong, nanti kalau hujan bocor. Nanti enggak akan bisa belajar di kelas," kata Hanif.
Hanif pun berharap ruangan kelas tempatnya belajar bisa segera diperbaiki. Sebab, dia ingin menjalani kegiatan pembelajaran yang nyaman tanpa ada kekhawatiran banjir dan genting jatuh.
"Minta segera diperbaiki, biar belajarnya nyaman terus enggal takut lagi kalau hujan," kata Hanif.
Serupa dengan Hanif, teman sekelasnya Winarti (11), juga menginginkan hal yang sama. Ruangan kelas yang bagus tak seperti ruangan saat ini dengan plafon bolong-bolong.
"Kalau sekarang bolong-bolong, nanti kalau hujan harus keluar kelas biar aman. Ingin segera diperbagus kelasnya biar enggak bolong-bolong lagi," ucap Winarti.
Terpisah, Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan KBB, Wawan Hermawan mengatakan perbaikan ruang kelas di SDN Sindangsari akan diperbaiki sesegera mungkin.
"Jadi sudah dianggarkan, kemungkinan di anggaran perubahan. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi," kata Wawan.
Editor : Doni Ramdhani


