Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Tiga Jenazah Korban Tertimbun Longsor, Ini Identitasnya

Tiga korban bencana longsor di Kampung Gintung RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ditemukan pada hari ke empat pencarian berhasil diidentifikasi.

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Tiga Jenazah Korban Tertimbun Longsor, Ini Identitasnya

INILAHKORAN, Ngamprah - Tiga korban bencana longsor di Kampung Gintung RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ditemukan pada hari ke empat pencarian berhasil diidentifikasi.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga jasad korban longsor di Kampung Gintung. Dengan demikian, tujuh dari dari 10 korban sudah ditemukan selama empat hari pencarian.

"Tiga korban longsor yang ditemukan pada hari ke empat itu yakni Eras (50), Dadi (48), dan seorang anak bernama Nabila yang merupakan cucu Eras," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Kantor SAR Bandung, Supriono kepada wartawan.

Supriono menyebut, ketiga korban yang ditemukan pada hari ke empat tersebut teridentifikasi usai dibawa ke RSUD Cililin untuk dilakukan identifikasi oleh Tim Most Mortem DVI Polda Jabar dan Tim Inafis Polres Cimahi.

Sebelumnya pada hari kedua, Tim SAR Gabungan juga sudah menemukan 4 jenazah korban yakni, Lastri (20), Nurlatifah (8), Diki Saputra (4), dan Aam (55). Sehingga dari 10 korban yang tertimbun, 7 korban di antaranya sudah ditemukan.

"Tiga korban lainnya, yakni Encep (60), dan Opin (45) belum ditemukan," sebutnya.

Sementara itu, sambung Supriono, korban diduga Aji (2) yang sebelumnya ditemukan di Sungai Citarum belum dimasukkan ke dalam label jasad korban lantaran belum teridentifikasi.

"Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polres Cimahi untuk korban dewasa sudah sesuai dengan hasil sidik jari," ucapnya.

Setelah menemukan tiga jenazah pada hari ke empat kemarin, terang Supriono, operasi SAR dihentikan sementara pada siang hari lantaran kondisi cuaca di lokasi kejadian tidak mendukung.

"Pada Pukul 14.30 WIB, pelaksanaan pencarian korban telah dihentikan oleh Tim Evakuasi dikarenakan faktor cuaca yang sudah turun hujan," terangnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti