Tingkatkan Potensi di Bidang Literasi, Disdik KBB Sosialisasikan Program TMBB Kepada Ratusan Siswa SMP
Sebanyak 100 sekolah jenjang SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti kegiatan sosialisasi program Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 100 sekolah jenjang SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti kegiatan sosialisasi program Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB) selama tiga hari di Hotel Takashimaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Program TMBB yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini bertujuan untuk meningkatkan potensi siswa dalam bidang literasi.
“Selain meningkatkan potensi siswa dalam bidang literasi, program TMBB bertujuan agar semua sekolah jenjang SMP di lingkungan Disdik KBB bisa berpartispasi dalam kegiatan sosialisasi ini," kata Kadisdik KBB, Asep Dendih kepada wartawan.
Oleh karena itu, jelas dia, kepada sekolah dipersilahkan untuk menyiapkan diri. Sebab, program TMBB ini merupakan salah satu program unggulan dari Disdik KBB.
Menurutnya, program TMBB telah dilaksanakan secara konsisten. Alhasil, roda literasi di setiap sekolah semakin menggeliat.
"Program ini harus membagikan ke tingkat yang lebih tinggi. Makanya, program TMBB yang kelima ini akan kami jadikan sebagai program Inovasi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat," jelasnya.
"Selanjutnya, akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai program unggulan dari kabupaten Bandung Barat di bidang pendidikan,” imbuhnya.
Lebih jauh ia menerangkan, program TMBB yang dilaksanakan sejak 2017 ini merupakan kegiatan yang terinspirasi dari WJLRC ( West Java Leader's Reading Challenge ) yang diselenggarakan oleh Tim Literasi Provinsi Jawa Barat.
"Program ini selalu mengundang antusias sekolah-sekolah untuk mengikutinya," terangnya.
Ia menyebut, terdapat tiga kategori yang dapat dipilih oleh para calon peserta, yakni sekolah Inspiratif, sekolah Inovatif dan yang terbaru adalah kategori sekolah Best Practise.
"Di tantangan kategori Best Practice ini, tim penggerak literasi KBB ingin mendorong terbentuknya karakter sekolah melalui program unggulan masing-masing. Nantinya, program unggulan tersebut akan menjadi sebuah solusi alternatif yang menjadi inspirasi bagi sekolah yang lain," sebutnya. *** (agus satia negara).
Editor : Ahmad Sayuti

