Waspadai Godaan Syawal: Pesan Buya Yahya tentang Bahaya Tersembunyi Usai Ramadhan
Buya Yahya ingatkan soal godaan di bulan Syawal yang harus dihindari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Bulan Syawal seringkali dianggap sebagai fase kemenangan spiritual bagi umat Islam setelah melewati ujian berat selama ramadhan.
Namun, Buya Yahya atau KH Yahya Zainul Ma'arif memberikan pengingat penting: justru di bulan inilah pintu kemaksiatan bisa terbuka lebar jika tidak berhati-hati.
Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Al-Bahjah TV berjudul “Hati-hati di Bulan Syawal – Hikmah Buya Yahya” yang diunggah pada 5 Juli 2018, Buya Yahya menguraikan bahwa bulan Syawal adalah momentum krusial yang sering dimanfaatkan oleh setan untuk kembali menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan dosa.
“Setan mengincar Syawal sebagai momen manusia kembali bermaksiat,” ungkap Buya Yahya.
Ia menjelaskan, banyak muslim merasa telah menang setelah berhasil melewati ramadhan, namun justru kelalaian pasca-ramadhan itulah yang menjadi celah bagi godaan. Setan menggoda dari berbagai arah—membisikkan rasa puas diri hingga menjerumuskan manusia pada kelalaian ibadah dan pelanggaran terhadap perintah Allah.
“Ketika godaan mulai terasa, cepat-cepatlah istighfar. Jangan biarkan hati menjadi nyaman dengan bisikan maksiat,” pesannya.
Silaturahmi pun Bisa Jadi Celah Maksiat
Buya Yahya juga mengingatkan bahwa bahkan dalam aktivitas yang mulia seperti silaturahmi di bulan Syawal, umat Islam tetap harus waspada. Ia menekankan pentingnya menjaga adab dan batasan saat menjalin hubungan dengan sesama manusia, tanpa melupakan hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Menurutnya, silaturahmi setelah Idul Fitri memang dianjurkan sebagai cara untuk saling memaafkan dan mempererat ukhuwah. Namun, jangan sampai momen tersebut malah menjadi ajang pelanggaran nilai-nilai agama.
“Banyak yang berkunjung, bersilaturahmi, tapi tidak menjaga batasan. Misalnya bepergian dengan lawan jenis yang bukan mahram. Ini bisa menjurus ke perbuatan maksiat,” ujar Buya.
Ia mengingatkan bahwa hubungan baik dengan manusia harus seimbang dengan hubungan yang kuat kepada Allah. "Jangan sampai sibuk menjaga silaturahmi, tapi malah abai terhadap ibadah dan larangan-Nya," tegasnya.
Kunci Menjaga Diri di Bulan Syawal
Buya Yahya mengajak umat Islam untuk tetap menjaga semangat ramadhan meski bulan suci telah berlalu. Kemenangan yang diraih selama ramadhan sejatinya adalah awal dari perjuangan panjang dalam mempertahankan kebaikan dan menjauhi maksiat.
Ia menutup nasihatnya dengan penegasan: “Syawal adalah ujian. Maka tetaplah waspada, perkuat ibadah, dan jaga diri dari godaan setan yang kembali berkeliaran.”
Editor : Firda Rachmawati


