Angka Pengangguran Semakin Tinggi, Bupati Rudy Susmanto Diharapkan Mengubah Budaya Lama di Bidang Pendidikan
Tingginya angka pengangguran tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di Jawa Barat maupun di tingkat nasional, dan bahkan menjadi isu global.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Tingginya angka pengangguran tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di Jawa Barat maupun di tingkat nasional, dan bahkan menjadi isu global.
Baik perusahaan nasional maupun internasional, banyak yang melakukan efesiensi, hingga banyak karyawannya yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi, pun berharap Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wabup Jaro Ade mengubah budaya lama menjadi budaya baru.
"Pemkab Bogor, harus mengubah budaya lama menjadi budaya baru, jika dahulu, masyarakat sekolah untuk bekerja, menjadi sekolah untuk memiliki usaha baru," harap Yusfitriadi kepada wartawan, Senin 2 Juni 2025.
Yusfitriadi menambahkan, Pemkab Bogor harus menggandeng stake holder terkait, agar budaya baru terwujud bisa terwujud.
"Memang tidak mudah mengubah budaya lama menjadi budaya baru di bidang pendidikan tersebut, oleh karena itu, pemerintah harus menggandeng stake holder terkait, mulai dari kurikulum sekolah maupun kuliah agar para siswa maupun mahasiswa menjadi wirausaha," tambahnya.
Ia menuturkan, pemberdayaan kewirausahaan harus terus didorong oleh pemerintah daerah, seperti oleh Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Pertanian, Holtikulura Perkebunan, Dinas Koperasi, Dinas Pemuda Olahraga, Dinas Perdagangan Perindustrian dan lainnya.
"Dinas-dinas di atas harus mencetak wirausaha baru, masyarakat bisa memilih jenis kewirausahaan sesuai minat dan kebutuhan pasar. Jangan lupa, jenis kewirausahaannya harus beragam," tuturnya.
Selain dinas-dinas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Kabupaten Bogor, terutama Perumda Pasar Tohaga juga harus dilibatkan untuk menciptakan pasar untuk para wirausaha.
"Pemerintah daerah juga harus menciptakan pasar bagi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor, semua produk Bogor harus diprioritaskan diserap oleh ASN dan masyarakat Kabupaten Bogor," lanjut Kang Yus sapaan akrab Yusfitriadi.
Editor : Doni Ramdhani


