Dedi Mulyadi Bakal Sambangi Polda Jabar, Identifikasi Pelaku Aksi Demonstrasi yang Ditangkap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku akan menyambangi Polda Jabar, untuk bertemu Kapolda Irjen Pol Rudi Setiawan, untuk mengidentifikasi demonstran yang ditangkap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku akan menyambangi Polda Jabar, untuk bertemu Kapolda Irjen Pol Rudi Setiawan, untuk mengidentifikasi demonstran yang ditangkap.
Dimana sebelumnya sekitar 147 orang ditangkap plus yang tadi malam sebanyak 16 orang, untuk diidentifikasi motif mereka melakukan aksi.
"Kan tentunya identifikasinya banyak, kan ada yang membawa senjata api, air softgun katanya, ada yang membawa bom molotov, ada yang membawa narkoba, ada yang dalam keadaan memakai, ada yang aktivis murni. Nanti kita pisahkan mana mahasiswa yang aktivis murni memperjuangkan kepentingan rakyat, mana yang kriminal," papar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 2 September 2025.
Dia melanjutkan, dari hasil identifikasi akan menjadi dua golongan, yakni aktivis dan pelaku kriminal. Untuk aktivis mahasiswa sendiri, dia memastikan akan diayomi secara baik.
"Kita nanti harus pisah dua, nah tentunya saya sebagai gubernur seharusnya sebagai orang tua. Namanya anak muda, mahasiswa pasti ada tindakan-tindakan yang semangatnya, semangat anak muda. Ya, makanya saya hari ini nanti akan segera menemuin. Saya kan belum tahu persis ya, belum tahu persis apa sih masalah utamanya," ucapnya.
Terpenting dari adanya aksi yang terjadi kata dia, iklim di Jabar harus dijaga dengan baik tanpa ekses. Anak muda harus dilindungi, demikian juga aparat yang menurutnya turut dijaga.
"Tetapi yang paling utama adalah iklim ini harus terjaga dengan baik. Anak-anak muda juga kita harus dilindungi. Aparat juga harus melindungi dan dilindungi juga. Karena jangan sampai juga aparat juga menjadi korban keberingasan masyarakat," kata dia.
Disinggung mengenai antisipasi aset seperti museum dijaga, diantisipasi dari sasaran amuk demonstran seperti yang terjadi pada Museum Bhagawanta Bhari di Kediri, Jawa Timur, Dedi menegaskan akan dijaga sebaik mungkin.
"Kita jaga habis, museum-museum yang ada di Bandung dan kita hari ini akan bersikap tegas, untuk menjaga aset-aset sejarah yang dimiliki untuk tidak boleh dilakukan perusakan," tandasnya.***
Editor : JakaPermana


