Komisi V DPRD Jabar Kawal MOU Pengelolaan Masjid di Area SMAN 3 Sukabumi
Komisi V DPRD Jabar turun tangan mengawal penyusunan landasan hukum pengelolaan masjid yang berada di lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Komisi V DPRD Jabar turun tangan mengawal penyusunan landasan hukum pengelolaan masjid yang berada di lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi.
Langkah itu ditempuh untuk memastikan ada kepastian pengelolaan sekaligus mencegah potensi masuknya pihak luar yang memiliki kepentingan tertentu.
Persoalan pengelolaan masjid di area sekolah tersebut mencuat setelah muncul dinamika di tengah masyarakat. Solusi yang disepakati yakni pembentukan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) antara pemerintahan daerah, sekolah, dan masyarakat sekitar.
Anggota Komisi V DPRD Jabar A Yamin mengatakan, pihaknya akan mengawal proses penyusunan aturan kerja sama tersebut agar pengelolaan masjid berjalan tertib dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
“Ada sedikit gejolak yang harus kita sama-sama cari solusinya, dan Alhamdulilah sudah disepakati akan dibuatkan MOU atau aturan terkait kerja sama pengelolaan masjid yang berada di SMAN 3 Kota Sukabumi ini,” kata Yamin usai kunjungan kerja ke SMAN 3 Kota Sukabumi, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, Pemprov Jabar nantinya akan menjalin kerja sama resmi dengan masyarakat setempat serta pihak sekolah terkait tata kelola masjid tersebut. Kehadiran payung hukum dinilai penting agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan maupun persoalan administratif.
Yamin menjelaskan, terdapat dua aspek dokumen yang harus diselaraskan dalam pengelolaan masjid tersebut, yakni regulasi mengenai pengelolaan rumah ibadah dan aturan yang berkaitan dengan tata kelola SMA/SMK di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
Dengan adanya MOU tersenbut, dia berharap pengelolaan masjid di lingkungan sekolah bisa berjalan lebih tertib, aman, dan kondusif tanpa memicu konflik baru.
“Alhamdulilah sudah siap tidak ada kesulitan, dan setelah ini diharapkan tidak ada masalah dalam pengelolaan masjid, semakin tertib, kondusif,” tutupnya.
Editor : Doni Ramdhani


