Lalu Lintas Padalarang dan Lembang Padat di Libur Nataru, Dishub KBB Mencatat Lebih Dari 107 Ribu Kendaraan Melintas
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya lonjakan jumlah kendaraan pada hari pertama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Minggu 28 Desember 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya lonjakan jumlah kendaraan pada hari pertama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Minggu 28 Desember 2025.
Kondisi tersebut terjadi di wilayah Padalarang dan Lembang di Kabupaten Bandung Barat. Hingga pukul 15.00 WIB, total lebih dari 107 ribu kendaraan telah melintas di kedua titik peka tersebut, dengan dominasi kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil.
Data perhitungan lalu lintas yang diperoleh menunjukkan, di daerah Padalarang, total kendaraan yang melintas dua arah (Padalarang-Cianjur dan sebaliknya) mencapai 55.821 unit.
Dari jumlah itu, 29.217 kendaraan berasal dari arah Timur-Barat (Padalarang-Cianjur), sedangkan 26.604 kendaraan dari arah Barat-Timur (Cianjur-Padalarang).
Sementara itu, di daerah Lembang, total kendaraan yang melintas dua arah (Bandung-Lembang dan sebaliknya) mencapai 51.744 unit.
Sebanyak 29.114 kendaraan berasal dari arah Selatan-Utara (Bandung-Lembang), dan 22.630 kendaraan dari arah Utara-Selatan (Lembang-Bandung).
Kedua lokasi tersebut menunjukkan pola yang sama. Yakni didominasi kendaraan pribadi. Di Padalarang, sepeda motor menyumbang 65,1 persen dan mobil pribadi 20,6 persen dari total kendaraan.
Sementara di Lembang, sepeda motor menyumbang 62,4 persen dan mobil pribadi 26,3 persen.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB Mochamad Ridwan Evie menjelaskan bahwa lonjakan lalu lintas ini sesuai dengan prediksi pihaknya.
"Kita telah memperkirakan akan ada peningkatan jumlah kendaraan selama libur Nataru, terutama karena banyak warga yang melakukan perjalanan mudik, liburan keluarga, atau berkunjung ke wisata di KBB," kata Ridwan saat dikonfirmasi, Senin 29 Desember 2025.
Ridwan menjelaskan, Dishub telah menyiapkan penanganan untuk mencegah kemacetan parah.
"Tim kita telah ditempatkan di titik-titik strategis, melakukan pengawasan dan pengendalian lalu lintas," jelasnya.
Tak cuma itu, pihaknya juga mendorong warga untuk berangkat lebih pagi atau mempertimbangkan moda transportasi umum untuk mengurangi beban jalan.
"Kami memprediksi lonjakan lalu lintas akan terus berlanjut hingga awal Januari 2026, terutama pada hari-hari puncak libur," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


