Marc Klok dan Rencana Besar usai Pensiun
Bagi Marc Klok, masa depan setelah sepak bola bukan sesuatu yang baru dipikirkan ketika karier sudah benar-benar berakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
MENJADI pesepak bola profesional tentu memiliki batasan usia. Ada masa ketika sorotan Stadion, riuh suporter, hingga atmosfer pertandingan harus perlahan menghilang.
Namun, bagi Marc Klok, masa depan setelah sepak bola bukan sesuatu yang baru dipikirkan ketika karier sudah benar-benar berakhir.
Kapten Persib Bandung ini sudah mulai membuka pintu menuju perjalanan berikutnya meski saat ini masih aktif bermain dan menikmati setiap momen bersama Maung Bandung.
Pemain naturalisasi asal Belanda ini berupaya keras memikirkan segala cara hingga akhirnya diterima dalam program pendidikan bisnis di Harvard Business School, Amerika Serikat.
Bukan untuk meninggalkan sepak bola dalam waktu dekat. Bukan pula karena dirinya sudah siap untuk gantung sepatu, Klok justru ingin belajar sejak sekarang.
“Ya, itu mulai akhir September. Ini program online satu semester,” ujar Klok, Rabu (23/9).
Program tersebut menjadi salah satu langkah Klok untuk mempersiapkan kehidupan setelah sepak bola. Ia menyadari bahwa karier sebagai pemain profesional tidak akan berlangsung selamanya.
Karena itu, ketika masih memiliki kesempatan untuk belajar, Klok memilih tidak menunggu sampai dirinya benar-benar pensiun.
“Ini untuk masa depan aku, untuk belajar dengan misi, visi, dan mimpi saya setelah saya pensiun,” katanya.
Bagi Klok, sepak bola bukan satu-satunya perjalanan dalam hidup. Ada chapter baru yang perlahan sedang ia bangun.
“Ada journey lain dan ini journey buat aku sudah mulai sekarang,” tutur Klok.
Keputusan tersebut menunjukkan bagaimana Klok mencoba melihat karier secara lebih panjang.
Sepak bola tetap menjadi bagian penting dalam kehidupannya saat ini. Ia masih menikmati latihan, pertandingan, tekanan sebagai kapten, sekaligus tanggung jawab membawa Persib meraih prestasi.
Namun, di balik kesibukannya sebagai pesepak bola, Klok mulai menyiapkan bekal untuk masa depan.
“Masa saya masih aktif dan nikmati di lapangan, pasti. Tapi saya pikir lebih baik untuk mulai semuanya sekarang,” ucapnya.
Dengan format online selama satu semester, pendidikan tersebut memungkinkan Klok tetap menjalankan aktivitasnya sebagai pemain profesional sembari menambah wawasan di bidang bisnis.
“Dan nanti itu bisa lebih memberikan kemudahan untuk saya jika saya mau exit,” pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : Inilahkoran

