Protes Tindakan Represif Aparat, Puluhan Pemuda Kab Bandung Gelar Aksi Unjuk Rasa
Puluhan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang masuk Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung. Aksi yang digelar ini merupakan bentuk solidaritas terhadap para korban kekerasan yang dilakukan aparat pada aksi unjuk rasa belum lama ini yang terjadi di Jakarta daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang-Puluhan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang masuk Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung. Aksi yang digelar ini merupakan bentuk solidaritas terhadap para korban kekerasan yang dilakukan aparat pada aksi unjuk rasa belum lama ini yang terjadi di Jakarta daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Saat ini negara tidak baik-baik saja. Begitu juga dengan Kabupaten Bandung, tidak baik-baik saja. Aksi ini kami gelar sebagai bentuk solidaritas terhadap berbagai hal yang terjadi di Indonesia dan juga di Kabupaten Bandung," kata Koordinator aksi Yogi disela aksinya, di Soreang, Rabu 3 September 2025.
Menurut Yogi, selain menyampaikan aspirasi mengenai keresahan-keresahan di negara ini, mereka pun turut menyuarakan keresahan yang dialami masyarakat di Kabupaten Bandung. Diantaranya, saat ini kekuasaan yang sedang dilaksanakan oleh rezim di Kabupaten Bandung tidak ada lawan, tidak ada kontrol atau penyeimbang.
"Bahwa Kabupaten Bandung baik-baik saja, tapi ada juga sisi negatifnya. Itu yang hari ini kita bawa,bahwa kami 10 orang pemuda datang untuk menyatakan keresahan Kabupaten Bandung saat ini," ujarnya.
Aksi hari ini kata Yogi, diantaranya tabur bunga. Ini menggambarkan gelisahan dan keresahan masyarakat terhadap tindakan represif aparat kepada masyatakatnya. Tindakan represif aparat ini harus disudahi, karena jika terus dibiarkan kekerasan itu bisa terus memakan korban.
"Kekerasan yang dilakukan aparat ini suatu saat tidak menutup kemungkinan menimpa kita. Korban jiwa 9 orang kemarin saat aksi di Jakarta dan daerah lainnya itu adalah nyawa manusia bukan batang kayu, mereka itu kawan kita yang menjadi korban dari pengayom kita, jadi kita buat teatrikal tabur bunga, kesedihan. Kesedihan ini juga sampai di Kabupaten Bandung, kita memeluk erat kesedihan mereka," ujarnya.
Yogi juga mempertanyakan janji dari Bupati Bandung mengenai penanganan berbagai masalah yang ada. Diantaranya janji soal perbaikan lingkungan Kawasan Bandung Selatan (KBS). Dimana hingga saat ini masih terjadi banjir, ekploitasi alam terus terjadi diantaranya adalah panas bumi (geothermal) dan lainnya.
"Bandung saat ini tidak senyaman dulu, sekarang Bandung panas, bencana banjir saat musim hujan. Itulah diantaranya keresahan kami soal Kabupaten Bandung," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan INILAHKORAN,aksi yang digelar sekitar pukul 15.00 WIB itu dijaga ketat oleh petugas keamanan dari Kepolisian dan TNI. Barikade dari barier plastik pun terlihat menghalangi gerbang utama Komplek Pemkab Bandung. Disisi lain, berbagai atribut aksi unjuk rasa seperti poster, pamplet dengan berbagai tulisan berisi ungkapan kekecewaan terhadap kondisi negara saat ini terlihat dibawa oleh para pengunjuk rasa.
Aksi unjuk rasa dari para Pemuda Kabupaten Bandung ini berlangsung aman dan tertib. Usai menyampaikan aspirasinya, mereka membubarkan diri dengan tertib.***
Editor : JakaPermana


